Tim Ahok-Djarot Tegaskan Tak Memproduksi Brosur Kampanye Hitam

Kompas.com - 14/02/2017, 07:45 WIB
Juru bicara pasangan Ahok-Djarot yang juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni Kompas.com/Kurnia Sari AzizaJuru bicara pasangan Ahok-Djarot yang juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Raja Juli Antoni, juru bicara tim pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam kasus brosur black campaign atau kampanye hitampasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Pernyataan itu sekaligus untuk menanggapi adanya brosur bernada positif bagi Ahok-Djarot dalam brosur yang telah disita oleh Panwaslu Jakarta Barat itu.

"Saya sudah cek ke timses, partai, dan relawan, tidak ada yang memproduksi brosur Ahok-Djarot yang dimaksud. Saya tidak mau menuduh pihak manapun yang melakukannya," kata pria yang akrab disapa Toni tersebut kepada Kompas.com, Selasa (14/2/2017).

Meski tak mau menuding pihak tertentu, Toni menengarai bahwa penyebaran brosur ini sebagai upaya adu domba.

"Kelihatan ada pihak yang panik akan tersisih di pertarungan Pilgub ini dan berharap hal kotor semacam di atas akan menyelamatkan kandidat mereka dari kekalahan," kata Toni.

Ia berharap pihak Panwaslu, Bawaslu, serta kepolisian mengusut tuntas kasus itu sehingga tidak berkembang menjadi fitnah. Selain itu, dia akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim advokasi terkait rencana pelaporan penyebar brosur itu.

"Tapi, menurut saya pribadi, enggak perlu. Buat apa? Ini sudah jelas rekayasa," kata Toni.

Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi sebelumnya mengatakan, ada lima jenis brosur berisi black campaign yang disita Panwaslu Jakarta Barat di rumah kontrakan seseorang bernama Novi alias Edo di Jalan Asem, RT 004 RW 08, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/2/2017).

Brosur-brosur tersebut berisi black campaign terhadap Anies-Sandi. Selain itu, dua brosur lainnya yakni berkaitan dengan pasangan calon nomor pemilihan dua, Ahok-Djarot. Namun, brosur terkait Ahok-Djarot bernada positif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X