Cara Pemprov DKI Ajak Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Kompas.com - 14/02/2017, 10:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono menaiki bus Transjakarta vintage, Selasa (14/2/2017). Jessi CarinaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono menaiki bus Transjakarta vintage, Selasa (14/2/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemprov DKI Jakarta menerapkan standar operasional prosedur (SOP) terhadap bus transjakarta versi vintage atau bus transjakarta lawas. Saat ini, ada 12 unit bus vintage yang telah didatangkan dan siap beroperasi di koridor I, IV, VI, dan IX.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjelaskan, Pemprov DKI melalui PT Transjakarta akan menambah bus transjakarta vintage ramah penyandang disabilitas.

Bus yang akan didatangkan berjenis lower decker yang bisa dimiringkan agar penyandang disabilitas dengan mudah mengakses bus transjakarta.

Pemprov DKI juga akan mewajibkan semua bus transjakarta vintage yang baru menggunakan sistem otomatis agar guncangan saat melaju bisa diredam. Begitu juga dengan shockbreaker yang harus menggunakan sistem suspensi udara.

"Kalau kamu pakai kopling kan guncangan kencang. Jadi, semua mesti otomatis," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Pemprov DKI juga menargetkan semua tempat duduk dilengkapi dengan sofa, bukan lagi tempat duduk seperti yang ditemui di bus transjakarta reguler. Begitu juga dengan ruang kaki harus disesuaikan dengan penumpang yang bertubuh tinggi.

Sebuah tombol darurat wajib diletakkan di sebelah kanan sopir. 

Ahok berharap semua perubahan itu dapat menarik warga untuk menggunakan transportasi massal, dalam hal ini bus transjakarta.

"Kami usahakan semua pilih sofa supaya duduknya lebih empuk. Nah, ini semua akan membuat semua orang ingin naik bus. Nah, saya mau begitu saya duduk, kaki saya enggak mentok, itu baru ukuran untuk orang nyaman," ujar Ahok.

"Saya harap dengan bus yang bagus ini orang berpikir tidak beli mobil. Kalau (mau) pakai mobil, dia sewa akhir pekan atau cuma telepon (taksi) online. Saya ketemu orang-orang dari perumahan banyak naik bus. Nah, ini kami mau lakukan," kata Ahok.

Ahok bersama Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono sempat menaiki bus transjakarta vintage dari Halte Pluit di Jakarta Utara menuju Balai Kota pada Selasa pagi tadi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Pemprov DKI Siapkan TPS Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Ditetapkan Tersangka, Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota

Megapolitan
Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Takut Dibawa ke Kantor Polisi, Seorang Pencuri Kotak Amal Mengaku ODP Covid-19

Megapolitan
Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Dikritik, Permintaan Anies Ojol Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Pemkot Tangerang Berencana Jadikan Hotel sebagai Tempat Karantina Covid-19

Megapolitan
Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Vanessa Angel Jadi Tersangka karena Miliki Pil Xanax yang Tidak Sesuai Resep Dokter

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Pemkot Tangerang Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp 138 Miliar

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Megapolitan
Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Megapolitan
Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Megapolitan
3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

Megapolitan
Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Megapolitan
[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Megapolitan
Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X