Kampung Pulo Banjir, Layanan Transjakarta Koridor 11 Terhambat

Kompas.com - 16/02/2017, 12:26 WIB
Kondisi busway koridor 11 pada Kamis (16/2/2017) pagi. Banjir yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, berimbas terhadap terganggunya layanan bus transjakarta koridor 11. Gangguan yang terjadi adalah lamanya waktu tunggu kedatangan bus di halte. Alsadad RudiKondisi busway koridor 11 pada Kamis (16/2/2017) pagi. Banjir yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, berimbas terhadap terganggunya layanan bus transjakarta koridor 11. Gangguan yang terjadi adalah lamanya waktu tunggu kedatangan bus di halte.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (16/2/2017), berimbas pada terganggunya layanan bus transjakarta koridor 11 (Kampung Melayu-Pulogebang). Gangguan yang terjadi berupa lamanya waktu tunggu kedatangan bus di halte.

Hal itu terpantau di Halte Stasiun Jatinegara sekitar pukul 10.30. Di lokasi tersebut, jarak waktu kedatangan antara bus yang satu dengan bus setelahnya mencapai hampir 30 menit.

Seorang petugas halte, Lufi, mengatakan, lamanya waktu kedatangan bus akibat terhambatnya perjalanan bus yang berangkat dari arah Terminal Kampung Melayu. Hambatan terjadi di Jalan Jatinegara Barat, yang merupakan jalan utama menuju Kampung Pulo. Ruas jalan itu tergenang.

"Tadi pagi malah (jarak kedatangan bus) nyampe sejam," kata dia kepada Kompas.com.

Lamanya waktu kedatangan bus itu diinformasikan Lufi kepada calon penumpang tujuan  Terminal Pulogebang yang masuk ke halte. Pemberitahuan disampaikan agar calon penumpang bisa mempertimbangkan cara lain untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Banjir yang terjadi di Kampung Pulo akibat permukaan air di Kali Ciliwung naik. Dampak lanjutanya adalah Jalan Jatinegara Barat tergenang. Hal itu mengakibatkan arus lalu lintas di jalan tersebut mengalami kepadatan.

Para pengguna jalan hanya bisa menggunakan setengah dari ruas jalan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Megapolitan
Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Megapolitan
6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Megapolitan
4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

Megapolitan
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Megapolitan
Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Megapolitan
Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Megapolitan
Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Megapolitan
DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

Megapolitan
RS Hampir Penuh, IDI Jakarta: Sudah Diingatkan Sejak Sebelum Liburan

RS Hampir Penuh, IDI Jakarta: Sudah Diingatkan Sejak Sebelum Liburan

Megapolitan
Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Depok Meninggal akibat Covid-19

Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Depok Meninggal akibat Covid-19

Megapolitan
Para Pedagang Daging Sapi Berharap Diundang ke Istana

Para Pedagang Daging Sapi Berharap Diundang ke Istana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X