Kompas.com - 20/02/2017, 12:57 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menijau lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017). Anies mengungkapkan alasannya datang ke lokasi banjir tersebut karena ingin melihat langsung kondisi banjir.

Anies berkeliling di lokasi banjir itu didampingi Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi.

"Airnya memang deras, bukan hanya tinggi," kata Anies, kepada awak media, di lokasi banjir tersebut.

(Baca: Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Alami Banjir hingga 1,5 Meter)

Saat berkeliling meninjau lokasi banjir, Anies mengaku dapat merasakan penderitaan warga korban banjir.

"Tadi saya ketemu dengan orangtua di situ tempat tidurnya dinaikkan bersama dengan cucunya berdua bertahan (tidak mengungsi)," ujar Anies.

Menurut Anies, kebanyakan warga yang tidak mengungsi adalah warga yang rumahnya berlantai dua.

Banjir di Cipinang Melayu terjadi sejak Minggu (19/2/2017) akibat hujan deras dan meluapnya Kali Sunter.

(Baca: Anies Tinjau Lokasi Banjir di Cipinang Melayu Sambil Hujan-hujanan)

Kompas TV Hingga Minggu (19/2) malam, banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, belum terdeteksi surut. Banjir yang mulai merendam sekitar 600 rumah warga belum menunjukkan tanda-tanda surut. Memasuki malam, tim basarnas mulai aktif mengevakuasi warga di RW 03 dan 04 Cipinang Melayu. Dua buah perahu karet digunakan untuk melakukan evakuasi. Untuk sementara, para pengungsi akan ditempatkan di sebuah masjid universitas yang tak jauh dari permukiman warga. Banjir kerap terjadi menyusul meluapnya Kali Sunter yang melintasi Cipinang Melayu, ditambah, curah hujan yang tinggi sepanjang hari kemarin.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tembok Pembatas Kantor Bank di Bintaro Roboh, Timpa 4 Mobil yang Parkir

Tembok Pembatas Kantor Bank di Bintaro Roboh, Timpa 4 Mobil yang Parkir

Megapolitan
Penggugat Yusuf Mansur Kecewa Gugatan Ditolak, Padahal Pelaku Dinilai Sudah 'Ngaku'

Penggugat Yusuf Mansur Kecewa Gugatan Ditolak, Padahal Pelaku Dinilai Sudah 'Ngaku'

Megapolitan
Pramudi Transjakarta Main HP saat Mengemudi, Pemprov DKI Diminta Tegas Sanksi Operator dan Sopir

Pramudi Transjakarta Main HP saat Mengemudi, Pemprov DKI Diminta Tegas Sanksi Operator dan Sopir

Megapolitan
Heru Budi Akan Lakukan Konsinyasi jika Ada Sengketa Lahan Sodetan Ciliwung

Heru Budi Akan Lakukan Konsinyasi jika Ada Sengketa Lahan Sodetan Ciliwung

Megapolitan
Pemkot Bekasi Imbau Perangkat Daerah dan Warga Berdonasi untuk Korban Gempa Cianjur

Pemkot Bekasi Imbau Perangkat Daerah dan Warga Berdonasi untuk Korban Gempa Cianjur

Megapolitan
Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Dianiaya, Diduga Melibatkan Atlet Senior

Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Dianiaya, Diduga Melibatkan Atlet Senior

Megapolitan
Macet Panjang di Jalan Ciledug akibat Banjir, Pengendara Pilih Putar Balik

Macet Panjang di Jalan Ciledug akibat Banjir, Pengendara Pilih Putar Balik

Megapolitan
Soal Tarif Sewa Kampung Susun Bayam, Heru Budi: Kalau Rp 750.000 untuk Perawatan, Silakan

Soal Tarif Sewa Kampung Susun Bayam, Heru Budi: Kalau Rp 750.000 untuk Perawatan, Silakan

Megapolitan
Berlubang dan Ambles Sebagian, Saluran di Kebayoran Baru Diperbaiki

Berlubang dan Ambles Sebagian, Saluran di Kebayoran Baru Diperbaiki

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan Dalam Rumah di Serpong, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari

Mayat Laki-laki Ditemukan Dalam Rumah di Serpong, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari

Megapolitan
Transjakarta Tindak Pramudi yang Main HP Sambil Menyetir Bus hingga Oleng

Transjakarta Tindak Pramudi yang Main HP Sambil Menyetir Bus hingga Oleng

Megapolitan
Polisi Sebut Ada Pola 'Robin Hood' di Kampung Bahari, Warga Diberi Sumbangan sehingga Bantu Pengedar

Polisi Sebut Ada Pola "Robin Hood" di Kampung Bahari, Warga Diberi Sumbangan sehingga Bantu Pengedar

Megapolitan
Kasus Wanprestasi Investasi Yusuf Mansur Ditolak, Penggugat Bisa Ajukan Banding atau Gugatan Baru

Kasus Wanprestasi Investasi Yusuf Mansur Ditolak, Penggugat Bisa Ajukan Banding atau Gugatan Baru

Megapolitan
Begini Nasib Halte Transjakarta yang Dianggap Tutupi Monumen Selamat Datang..

Begini Nasib Halte Transjakarta yang Dianggap Tutupi Monumen Selamat Datang..

Megapolitan
Polemik Dana Hibah dari Pemprov, MUI DKI: Kami Enggak Ribut, Mau Dikasih Berapa Jalan..

Polemik Dana Hibah dari Pemprov, MUI DKI: Kami Enggak Ribut, Mau Dikasih Berapa Jalan..

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.