Pemprov DKI Akan Normalisasi Kawasan Cipinang Muara yang Kerap Banjir

Kompas.com - 21/02/2017, 18:06 WIB
Djarot Tinjau Banjir di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Selasa (21/2/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaDjarot Tinjau Banjir di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Selasa (21/2/2017)
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya segera melakukan normalisasi di kawasan Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Djarot menyampaikan, normalisasi diperlukan agar warga di kawasan itu tak lagi terdampak banjir. Adapun banjir menggenangi RW 13 Cipinang Muara yang terletak di bantaran kali.

"Normalisasi itu harus tetap, karena dapat dilihat di lokasi bahwa banyak rumah yang berdiri di bantaran sungai sehingga pasti saat ada limpahan air dari Bogor dari Sunter seperti ini ya pasti mereka akan kena, apalagi hujannya ekstrem," ujar Djarot usai mendatangi warga di Cipinang Muara, Selasa (21/2/2017).

(Baca juga: Jakarta Banjir, Ahok Singgung Pentingnya Normalisasi Sungai)

Djarot menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta melalui pihak kelurahan telah menyosialisasikan kepada warga bahwa tahun ini kawasan itu segera dinormalisasi.

Tahun ini, Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar guna normalisasi kali di Jakarta.

Secara terpisah, Lurah Cipinang Muara Sri Astuti mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan rencana itu.

Warga, kata Sri, setuju agar kawasan itu dinormalisasi. Sri mengatakan, Pemprov DKI akan memberikan ganti rugi bagi warga yang memiliki sertifikat di lahan yang terdampak normalisasi.

"Ada rencana normalisasi mungkin anggaran belum ada. Kemarin sudah disosialisasikan," ujar Sri.

(Baca juga: Ahok: Kalau Normalisasi Enggak Benar, Apakah Bisa Titik Banjir Tinggal 80?)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Megapolitan
Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Megapolitan
UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Megapolitan
Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Megapolitan
Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Megapolitan
Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Megapolitan
Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Megapolitan
Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X