Kompas.com - 22/02/2017, 15:03 WIB
Pekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat terlihat masuk ke dalam gorong-gorong. Hal itu dilakukan dalam rangka pencarian barang bukti terkait temuan bungkus kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan. Foto diambil Sabtu (5/3/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat terlihat masuk ke dalam gorong-gorong. Hal itu dilakukan dalam rangka pencarian barang bukti terkait temuan bungkus kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan. Foto diambil Sabtu (5/3/2016).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sempat mempertanyakan tindakan para pekerja harian lepas (PHL) yang bekerja tanpa menggunakan alat pengaman.

Sebelumnya, sebuah video beredar, menunjukkan para PHL dari Dinas Kebersihan DKI ("pasukan oranye") dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta ("pasukan biru") tengah menyelam di got berwarna hitam tanpa pengaman.

"Ya saya sudah tanya, 'Kenapa enggak mau pakai kacamata, pakai alat pengaman?' Mereka bilang memang sering begitu," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Menurut Ahok, para PHL itu tak menggunakan kacamata renang ketika menyelam di got. Mereka, kata Ahok, kerap memejamkan mata ketika menyelam. Selain itu, mereka juga meraba-raba ketika menyelam.

"Saya juga kan takut mata mereka kena (hal-hal berbahaya)," kata Ahok. (Baca: Pantau Banjir di Kali Betik, Petugas PPSU Hanyut bersama Motornya)

Ahok mengaku telah menginstruksikan Kepala Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji untuk melengkapi para petugas mereka dengan pengaman.

"Pak Teguh sudah bilang, semua dibelikan alat yang lengkap sih," kata Ahok. (Baca: Beredar di Medsos, Video PHL Menyelam di Got Berair Hitam Saat Banjir)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Meskipun dilanda banjir pasangan sejoli tetap melangsungkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Megapolitan
RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

Megapolitan
Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Megapolitan
Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Megapolitan
Teror Pinjol Terhadap Korbannya, Ancam Santet hingga Sebar Foto Tak Senonoh

Teror Pinjol Terhadap Korbannya, Ancam Santet hingga Sebar Foto Tak Senonoh

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Megapolitan
Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Megapolitan
Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Megapolitan
Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Megapolitan
Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Megapolitan
Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.