Sandiaga: Prabowo Sudah Minta Waktu Bertemu SBY Bahas Pilkada DKI

Kompas.com - 24/02/2017, 16:09 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan (kiri), Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kedua dari kiri), Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman (kedua dari kanan), dan calon wakil gubernur DKI Jakarta no urut 3, Sandiaga Uno berfoto bersama usai memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOCalon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan (kiri), Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kedua dari kiri), Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman (kedua dari kanan), dan calon wakil gubernur DKI Jakarta no urut 3, Sandiaga Uno berfoto bersama usai memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, menceritakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah mengajukan waktu bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Permintaan bertemu dalam rangka membahas Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Saya diberi tahu. Saya enggak ngatur (pertemuan), tapi diberi tahu Pak Prabowo sudah meminta waktu dari Pak SBY. Lagi menunggu jadwal dari Pak SBY," kata Sandi saat ditemui di tengah acara Local Startup Fest 2017 di Senayan City, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017) sore.

Menurut Sandi, permintaan bertemu dari Prabowo sudah dilayangkan ke pihak SBY pekan lalu. Meski begitu, sampai hari ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak SBY.

Selain membahas Pilkada DKI Jakarta, kata Sandi, ada kemungkinan keduanya akan memperbincangkan hal lain. Sebab, keduanya teman semasa mengabdi di TNI dulu.

Sebelumnya, Sandi dan pasangan calon gubernurnya, Anies Baswedan, telah bertemu dengan Ketua Tim Pemenangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, Nachrowi Ramli, pada Kamis (23/2/2017).

Nara yang merupakan politikus Partai Demokrat ini menyebutkan, pihaknya masih mengkaji apakah partainya akan mendukung pasangan Anies-Sandi, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, atau nonblok jelang putaran kedua Pilkada DKI.

Sinyal parpol pengusung Agus-Sylvi akan mendukung Anies-Sandi juga tampak pada deklarasi-deklarasi kecil dari DPC-DPC parpol, seperti PAN, PKB, dan PPP. Meski begitu, DPW PKB DKI Jakarta membantah bahwa pihaknya sudah menentukan arah dukungan kepada salah satu pasangan calon.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X