Kompas.com - 27/02/2017, 09:36 WIB
Anggota Bawaslu DKI Jakarta, M Jufri dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (26/2/2017). KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaAnggota Bawaslu DKI Jakarta, M Jufri dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (26/2/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memuji kinerja KPU DKI selama pelaksanaan putaran pertama Pilkada DKI 2017. Namun, mereka juga memberikan sejumlah evaluasi untuk perbaikan KPU DKI pada putaran kedua.

"KPU DKI harus menjelaskan kepada kami tentang penambahan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yang melonjak. Asalnya kan ada dua ya, ada yang mencoblos dengan e-KTP dan ada yang dengan surat keterangan, nah ada berapa masing-masing itu," ujar Serektaris tim pemenangan Anies-Sandi, Syarif, kepada Kompas.com, Senin (27/2/2017).

KPU DKI juga diminta untuk mengevaluasi waktu pendaftaran dan pencoblosan bagi warga yang masuk dalam DPTb. Mereka merupakan pemilih yang menggunakan surat keterangan atau KTP elektronik.

Syarif mengatakan, mereka memang harus menggunakan hak suaranya pada satu jam terakhir sebelum TPS tutup, yaitu pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB. Namun, seharusnya mereka bisa mendaftar sebelum pukul 12.00 WIB sehingga bisa terlayani seluruhnya.

"Kemarin yang tidak terdaftar dalam DPT, dia datang pukul 12.00 WIB dan harus antre panjang, begitu pukul 13.00 WIB, enggak bisa dilayani lagi," ujar Syarif.

Kemudian, Syarif juga berharap agar KPU DKI segera membuat aturan tentang cuti kampanye untuk petahana. Syarif juga menyarankan kepada KPU DKI untuk memperbaiki data dengan melakukan pencocokan dan penelitian kembali.

KPU DKI sudah merampungkan rekapitulasi suara tingkat provinsi pada putaran pertama Pilkada DKI 2017. Secara keseluruhan, kata Syarif, mereka menerima hasil rekapitulasi itu.

"Kami menerima hasil penghitungan dan menghargai kinerja KPU DKI yang sudah on the track, profesional, dan menjaga netralitas," ujar Syarif.

Kompas TV KPUD DKI Jakarta sudah mengumumkan hasil rekapitulasi suara dari form c1 di situsnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Megapolitan
Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.