Sandiaga: Tawuran Pelajar karena Ada Kegiatan yang Tidak Tersalurkan

Kompas.com - 27/02/2017, 20:09 WIB
Calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno (tengah foto), dan Ketua DPD PAN Jakarta Timur, Johan Musyawa (kanan) saat tiba di lokasi acara deklarasi dukungan di Jakarta Timur. Senin (27/2/2017). Kompas.com/Robertus BelarminusCalon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno (tengah foto), dan Ketua DPD PAN Jakarta Timur, Johan Musyawa (kanan) saat tiba di lokasi acara deklarasi dukungan di Jakarta Timur. Senin (27/2/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Ahmad Andika Baskara (19) siswa Teknik Mesin SMK Bunda Kandung tewas akibat tawuran yang terjadi di Fly Over Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur.

Calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno prihatin dengan kejadian tawuran pelajar yang kembali terulang dan memakan korban tersebut.

"Prihatin bahwa sampai ada korban kemarin. Ini kejadian yang terus berulang," kata Sandiaga, saat ditemui usai deklarasi dukungan dari DPD PAN Jakarta Timur, di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).

Sandiaga mengatakan, bersama Anies Baswedan yang merupakan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu dirinya berkomitmen memperbaiki masalah tawuran pelajar di Jakarta.

Dia menilai, tawuran masih terjadi karena ada kegiatan anak muda yang selama ini belum tersalurkan. Dia mengaku ingin membenahi misalnya dengan mendorong agar pelajar dapat menyalurkan kegiatannya pada olahraga, seni, budaya, atau kewirausahaan.

Dirinya menilai, tawuran juga muncul akibat permasalahan ekonomi yang sulit. Kemudian, tambah Sandiaga, rasa frustasi di kalangan muda soal masa depan dan pekerjaan.

"Ini harus kita benahi," ujar Sandiaga. (Baca: Tawuran di "Flyover" Pasar Rebo Diduga Bermotif Dendam)

Ia menawarkan program OK OCE untuk menyediakan lapangan kerja. "Dibuka peluang usaha dan Insya Allah itu bisa kita hadirkan nanti," ujar Sandiaga.

Kompas TV Tawuran, Warga Saling Serang dengan Batu Hingga Sajam
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Minta Cerai lalu Dibekap

Kronologi Suami Bunuh Istri di Duren Sawit: Korban Datang dari Kendal, Minta Cerai lalu Dibekap

Megapolitan
Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Ketua DPRD Harap Jakarta Bisa seperti New York Saat Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Megapolitan
Cilandak Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Cilandak Masuk 5 Wilayah Mendominasi Omicron, Camat Bilang Data Pusekesmas Hanya Kasus Covid-19

Megapolitan
Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Oli Tumpah di Underpass Senen, 6 Pengendara Motor Terjatuh

Megapolitan
Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Kasus Omicron Tersebar di 34 Kecamatan di DKI Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

3 Anggota Keluarga di Pegadungan Jakbar Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Pelarian Pengeroyok Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara Berakhir, Semua Tersangka Ditangkap

Megapolitan
Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Sekolah dan Bukti Nyata Klaster PTM

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Kasus Omicron Terdeteksi di Kecamatan Mampang, 4 Warga Terpapar

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Ada Kecelakaan Truk di Cilincing, Wilayah Yos Sudarso Tanjung Priok Macet Parah

Megapolitan
Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.