Masjid Istiqlal Akan Disterilkan Saat Raja Salman Berkunjung

Kompas.com - 28/02/2017, 16:32 WIB
Proses pembersihan menara Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (18/2/2017). Seluruh elemen masyarakat bisa turut membantu membersihkan Masjid Istiqlal untuk menyambut Milad ke-39 Masjid Istiqlal pada 22 Februari 2017 mendatang.
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESProses pembersihan menara Masjid Istiqlal di Jakarta, Selasa (18/2/2017). Seluruh elemen masyarakat bisa turut membantu membersihkan Masjid Istiqlal untuk menyambut Milad ke-39 Masjid Istiqlal pada 22 Februari 2017 mendatang.
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, Masjid Istiqlal akan disterilkan dari masyarakat umum saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud berkunjung pada Kamis (2/3/2017) siang.

Raja Salman direncanakan shalat sunnah tahiyyatul masjid di Istiqlal. Meski begitu, Istiqlal tidak akan ditutup untuk umum sehari penuh.

"Hanya meminta selepas Dzuhur tolong disterilkan dari masyarakat umum dan itu tidak terlalu lama, cuma 30 menit. Jadi bukan Istiqlal ini ditutup dari pagi," ujar Abu di Masjid Istiqlal, Selasa (28/2/2017).

Abu mengatakan, pada Kamis pagi, masyarakat masih bisa beraktivitas seperti biasa di Istiqlal. Sterilisasi akan dilakukan selepas salat Dzuhur berjemaah di sana.

Abu menuturkan, pada Kamis nanti tidak ada pengajian seusai shalat Dzuhur yang seperti biasanya digelar di Istiqlal.

"Mungkin (sterilisasi) pukul 12.30. Nanti tidak ada pengajian setelah Dzuhur. Masyarakat diminta mengosongkan," kata dia.

Selain itu, pihak pengelola Istiqlal juga akan mengosongkan lahan parkir di sisi selatan dan utara Istiqlal. Lahan tersebut akan digunakan untuk tempat parkir rombongan Raja Salman.

"Kami tahu bahwa iring-iringannya itu banyak sekali jadi membutuhkan halaman parkir yang cukup luas," ucap Abu.

Pengelola Istiqlal, kata Abu, mengimbau masyarakat untuk tidak datang ke Istiqlal pada saat Raja Salman datang. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal jauh atau di luar Jakarta.

Abu bercerita, pengelola dihubungi oleh masyarakat di Semarang, Jawa Tengah. Mereka ingin datang bersama rombongan untuk bertemu langsung Raja Salman.

Namun, pihak pengelola Istiqlal tidak bisa memenuhi permintaan tersebut. Sebab, kedatangan Raja Salman ke Istiqlal bukan untuk bertemu umat Islam di Indonesia.

Raja Salman hanya akan melihat bangunan Masjid Istiqlal dari dekat dan salat sunnah.

"Jadi tidak perlulah masyarakat datang ramai-ramai ke sini. Datang jauh-jauh, masuk juga enggak bisa, kan sayang. Mending diurungkan niatnya, mending lihat di TV lebih jelas, daripada datang ke Masjid Istiqlal," kata Abu.

Untuk menyambut kedatangan Raja Salman, pengelola Istiqlal sudah menyiapkan lift dan kamar mandi khusus untuk wudhu. Selain itu, pengelola juga akan menyiapkan meja untuk Raja Salman menulis pesan dan kesannya.

Pengelola Istiqlal juga akan memasang karpet merah di sepanjang pintu masuk Al Malik, menuju lift, kamar mandi di ruang VIP, hingga mimbar tempat shalat di lantai dua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan Baru Polisi Terkait Teror Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat

Temuan Baru Polisi Terkait Teror Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat

Megapolitan
Anak Berkebutuhan Khusus yang Terbakar saat Dipasung Pernah Diselamatkan Dinsos

Anak Berkebutuhan Khusus yang Terbakar saat Dipasung Pernah Diselamatkan Dinsos

Megapolitan
Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Megapolitan
Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Megapolitan
BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X