Anies Tertawa Saat Dengar Djarot Tak Tahu Lokasi Lahan Negara yang Dijadikan Mal

Kompas.com - 01/03/2017, 13:43 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2017). KOMPAS.com/Kahfi Dirga CahyaCalon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tertawa ketika mendengar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tak tahu di mana letak lahan negara yang dijadikan mal.

"Ada, masak sih Pak Wagub enggak tahu?" kata Anies di DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2017).

(Baca juga: Djarot Minta Anies Tunjukkan Lahan Milik Negara yang Dijadikan Mal)

Saat diminta menyebutkan lokasi lahan negara tersebut, Anies menolak menjawab. Dia mengatakan bisa menyebutkannya, tetapi tidak saat ini.

"Biar teka-teki dulu. Bahkan ada yang baru diperbarui," kata Anies sambil tertawa geli.

"Ada Mas. Nanti tanya sama anggota DPRD (DKI Jakarta)-lah, pada tahu semua," lanjut Anies.

Anies tak menyebut siapa saja anggota DPRD yang bisa ditanya. Menurut dia, semua anggota DPRD memiliki pengetahuan yang sama terkait lahan negara yang dijadikan mal.

"Biar teka-teki dulu-lah. Masa semua harus jawab sekarang, tetapi saya agak geli saja kalau enggak tahu. Nanti diberitahu deh," kata Anies.

(Baca juga: Ahok Minta Anies Tunjukkan Mal yang Berdiri di Atas Lahan Negara)

Djarot sebelumnya meyakinkan bahwa tidak ada lahan milik negara yang dijadikan mal seperti yang dikatakan Anies Baswedan.

Djarot meminta agar Anies menunjukkan lahan pemerintah yang dijadikan mal seperti yang dia maksud.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Jalani Isolasi Secara Mandiri

Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Jalani Isolasi Secara Mandiri

Megapolitan
Beredar Video Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang, Polisi: Itu Hoaks

Beredar Video Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang, Polisi: Itu Hoaks

Megapolitan
Politisi Demokrat Usulkan Bantuan untuk Warga Menengah ke Bawah Disalurkan dalam Bentuk Pangan

Politisi Demokrat Usulkan Bantuan untuk Warga Menengah ke Bawah Disalurkan dalam Bentuk Pangan

Megapolitan
UPDATE Rapid Test Covid-19 Depok: Kasus Positif Naik 50 Persen

UPDATE Rapid Test Covid-19 Depok: Kasus Positif Naik 50 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X