Ahok Ingin Bangun Hunian di Atas Depo LRT, MRT, dan Terminal Bus

Kompas.com - 01/03/2017, 16:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat mendengar aduan warga di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/3/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat mendengar aduan warga di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/3/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun hunian vertikal di atas terminal bus, serta depo mass rapid transit MRT dan light rail transit (LRT).

Basuki menjelaskan, hunian vertikal ini diperuntukkan bagi warga kelas menengah yang tidak bisa membeli rumah di Jakarta.

"Semua depo LRT, MRT, dan terminal bus, hunian atasnya untuk pasangan muda yang tidak mungkin beli rumah di Jakarta, tapi mampu beli rumah di Depok dan Bogor," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Adapun unit rusun di sana adalah tipe 36. Tiap bulannya, penghuni dapat membayar sewa setara harga kos.

Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mengupayakan pembangunan lift di hunian tersebut. Selain sewa, unit rusun tersebut juga dapat menjadi hak milik.

"Kami jual harga pokok sajalah, enggak usah hitung tanahnya. Tapi syaratnya dia harus jual balik kepada orang yang belum punya rumah melalui pemda," ucap Basuki.

Rencananya, hunian vertikal itu akan dibangun di atas Terminal Kampung Rambutan, Rawa Buaya, dan Pulogadung.

Selain dapat terintegrasi dengan transportasi umum, nantinya akan ada pasar yang dibangun di sana.

"Ini buat pekerja lah. Dia beli rumah di pinggiran kota, tapi dia tinggal di dalam kota," kata Basuki.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X