Djarot Sebut Megawati Tak Beri Pesan Khusus Terkait Pilkada DKI

Kompas.com - 08/03/2017, 23:51 WIB
Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma (di dalam mobil) meninggalkan kediaman mantan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri disaksikan Gubernur dan Wakil Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017). Jacob Zuma mengunjungi Megawati Soekarnoputri membahas hubungan pemerintahan, ekonomi, dan kerjasama partai politik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPresiden Afrika Selatan, Jacob Zuma (di dalam mobil) meninggalkan kediaman mantan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri disaksikan Gubernur dan Wakil Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017). Jacob Zuma mengunjungi Megawati Soekarnoputri membahas hubungan pemerintahan, ekonomi, dan kerjasama partai politik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak memberikan pesan khusus kepada dia dan cagub pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Djarot diketahui bertemu Megawati pada Selasa (7/3/2017) dan Rabu (8/3/2017) ini.

"Kami itu tidak pernah yang khusus-khusus, selalu disampaikan di dalam forum," ujar Djarot di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu.

Djarot berseloroh, pesan khusus Megawati kepadanya biasanya terkait dengan permintaan kecap. Megawati biasa memakan kecap yang diproduksi di Blitar, Jawa Timur, kampung halamannya.


"Kalau khusus itu biasanya ngomongnya begini, kalau saya ke Blitar, 'Kecapnya habis,' 'Oh iya Bu siap,' karena kecapnya itu berasal dari Blitar. Kami ada kecap yang sejak zaman Bung Karno itu produksinya di Blitar, itu khusus. Jadi kami kirim kecap," kata Djarot.

Pada Selasa (7/3/2017), Djarot bertemu Mega untuk mengadakan rapat evaluasi rutin. Evaluasi dilakukan bersama seluruh pengurus di tingkat DPD, DPC, dan fraksi DPRD di DKI Jakarta.

Menurut Djarot, rapat evaluasi biasanya dilakukan setiap pekan.

"Kalau kemarin kami memang rapat di internal partai bersama Bu Mega. Kami kan selalu ada rapat rutin, apalagi pilkada di Indonesia itu tinggal di Jakarta, sehingga perlu ada evaluasi kesiapan untuk menghadapi putaran kedua," ucap Djarot.

(Baca: Kader PDI-P Bertugas Menangkan Ahok-Djarot, jika Kalah...)

Sementara itu, pertemuan pada Rabu juga dihadiri Ahok. Menurut Djarot, Ahok diajak dengan kapasitasnya sebagai gubernur non-aktif DKI Jakarta karena agenda pertemuan bersama Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

"Bagaimana pun Pak Ahok ini kan gubernur non-aktif, bersama-sama dengan Gubernur Sulawesi Utara untuk menjalin hubungan kerja sama masalah perikanan, pariwisata, dengan Afrika Selatan," tutur Djarot.

Dalam pertemuan di rumah Megawati siang tadi, Ahok mendorong kerja sama perikanan antara Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah Cape Town, Afrika Selatan. Dia langsung menyampaikan gagasan kerja sama itu kepada Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

"Kami tertarik dengan budidaya industri perikanan di sana, kan kami ada Pulau Seribu juga kan. Kalau di sana (Cape Town), mereka juga menyediakan lahan dan perizinan (budidaya industri perikanan)," kata Ahok.

(Baca: Djarot Sebut DKI Akan Bangun Gudang Pangan di Jakarta dan Jawa Tengah)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ruang ICU Terbatas, RSUI Rujuk Korban Kecelakaan Bus di Subang ke Rumah Sakit Lain

Ruang ICU Terbatas, RSUI Rujuk Korban Kecelakaan Bus di Subang ke Rumah Sakit Lain

Megapolitan
Demo Selesai, Buruh Berangsur Pulang, Jalan di Depan Gedung DPR Dibuka Kembali

Demo Selesai, Buruh Berangsur Pulang, Jalan di Depan Gedung DPR Dibuka Kembali

Megapolitan
KSPI Sebut Buruh Tidak Dilibatkan dalam Pembuatan Draf Omnibus Law

KSPI Sebut Buruh Tidak Dilibatkan dalam Pembuatan Draf Omnibus Law

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penadah Sepeda Motor Curian yang Beroperasi di Tangsel

Polisi Tangkap 2 Penadah Sepeda Motor Curian yang Beroperasi di Tangsel

Megapolitan
SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, Sisa Dana BOS Hanya Cukup untuk Cat Dinding

SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, Sisa Dana BOS Hanya Cukup untuk Cat Dinding

Megapolitan
Polisi Sita Ribuan Botol Miras Chivas, Imperial, Hennesey yang Hendak Dipalsukan

Polisi Sita Ribuan Botol Miras Chivas, Imperial, Hennesey yang Hendak Dipalsukan

Megapolitan
Miras Impor Palsu di Jakarta Utara Dipromosikan Lewat Status WA

Miras Impor Palsu di Jakarta Utara Dipromosikan Lewat Status WA

Megapolitan
Tertunduk, Tersangka Pelecehan Seksual di Bekasi Mengaku Menyesal

Tertunduk, Tersangka Pelecehan Seksual di Bekasi Mengaku Menyesal

Megapolitan
Pemuda yang Tabrak Polisi Lalu Lintas di Senayan Positif Konsumsi Ganja

Pemuda yang Tabrak Polisi Lalu Lintas di Senayan Positif Konsumsi Ganja

Megapolitan
Kenalkan Dua Calon Baru, Gerindra Sebut Pemilihan Wagub DKI Awal Februari

Kenalkan Dua Calon Baru, Gerindra Sebut Pemilihan Wagub DKI Awal Februari

Megapolitan
Dua Cawagub Baru DKI Disepakati, Bagaimana Proses Selanjutnya?

Dua Cawagub Baru DKI Disepakati, Bagaimana Proses Selanjutnya?

Megapolitan
Basarnas Bentuk Tim Penyelamat Cari Santri yang Hanyut di Bogor

Basarnas Bentuk Tim Penyelamat Cari Santri yang Hanyut di Bogor

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka Pelaku Pelecehan Seksual di Bekasi

Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka Pelaku Pelecehan Seksual di Bekasi

Megapolitan
Dua Nama Cawagub DKI yang Baru Akan Langsung Diserahkan ke Anies

Dua Nama Cawagub DKI yang Baru Akan Langsung Diserahkan ke Anies

Megapolitan
Rumahnya Rusak Berat Akibat Banjir, Warga Ini Berharap Bantuan Pemprov DKI

Rumahnya Rusak Berat Akibat Banjir, Warga Ini Berharap Bantuan Pemprov DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X