Unjuk Rasa Sopir Angkot Ricuh, Organda Kota Tangerang Minta Maaf

Kompas.com - 09/03/2017, 11:27 WIB
Sejumlah supir angkot menghentikan angkutan umum yang beroperasi saat melakukan demo dengan aksi mogok tarik penumpang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017). Ratusan sopir meminta pemerintah agar melarang angkutan online beroperasi di Tangerang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah supir angkot menghentikan angkutan umum yang beroperasi saat melakukan demo dengan aksi mogok tarik penumpang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017). Ratusan sopir meminta pemerintah agar melarang angkutan online beroperasi di Tangerang.
|
EditorFidel Ali

TANGERANG, KOMPAS.com - Ketua Organda Kota Tangerang Eddi Faisal Lubis meminta maaf atas kericuhan unjuk rasa sopir angkot pada Rabu (8/3/2017) kemarin. Kericuhan sempat diperparah dengan bentrok antara sopir angkot dengan driver ojek online di beberapa tempat.

"Kami sampaikan permintaan maaf. Sebenarnya, kemarin sudah diinstruksikan kalau habis aksi damai agar angkot langsung beroperasi melayani penumpang," kata Eddi kepada Kompas.com, Kamis (9/3/2017) siang.

Selain itu, Eddi kembali menjelaskan bahwa bentrokan antara sopir angkot dengan driver ojek online sebagai sebuah kesalahpahaman. Pihaknya sudah menjelaskan masalah itu dan membuat kesepakatan dengan perwakilan komunitas ojek online Tangerang di Mapolres Metro Tangerang, Rabu tengah malam.

Hasil kesepakatan dari mediasi yang dimaksud adalah memastikan bentrok antara sopir angkot dengan driver ojek online kemarin sebagai sebuah kesalahpahaman. Mereka juga sudah sepakat untuk berdamai, tidak mengulangi kejadian serupa, dan menjaga suasana tetap kondusif hari ini dan seterusnya.

Bersama dengan personel Polri dan TNI di Tangerang, sejak pagi tadi, Organda ikut mensosialisasikan hasil kesepakatan dengan menyebar selebaran ke sopir-sopir angkot.

Harapannya, sore nanti semua angkot sudah beroperasi secara penuh di wilayah Kota Tangerang. (Baca: Sopir Angkot Tabrak Pengemudi ojek "Online" di Tangerang)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X