Polisi Buru Pelaku Ancaman Bom di Cipondoh, Tangerang

Kompas.com - 10/03/2017, 12:27 WIB
Ilustrasi bom rakitan. ShutterstockIlustrasi bom rakitan.
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com - Polsek Cipondok sedang memburu pelaku ancaman bom di Gedung Reka Mega Inti Pratama (RMIP), Poris Plawad, Cipondoh, Tangerang, pada Kamis (9/3/2017) kemarin.

Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kota, Kompol Triyani Handayani, mengatakan, ancaman bom tersebut pertama diketahui sekitar pukul 14.00 kemarin.

Karyawan PT Panca Budi Logistik yang berkantor di Gedung RMIP itu menemukan secarik kertas bertuliskan "Selamat siang saya Muhammad Nasrudin anggota ISIS, telah taruh 2 dus ukuran sedang disekitar gedung ini, saya telah isi dengan bom waktu yang sudah saya atur waktunya, saya pantau dari luar tempat anda bekerja, apabila anda masih sayang dengan hidup anda silakan keluar tempat dan ruangan anda sekarang, saya ledakan antara jam 1.30 sore sampai dengan jam 2.30 pagi ini.Tanggal 9-3-2017, pilihlah hidupmu, wassalam"

"Setelah mendapat laporan, beberapa anggota Polsek Cipondoh melakukan evakuasi terhadap para karyawan," kata Triyani dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Triyani mengatakan, seluruh Gedung RMIP langsung disisir oleh tim gegana. Namun setelah dua jam pencarian, polisi tidak menemukan benda mencurigakan maupun alat peledak yang dimaksud.

Polisi kini tengah memburu pelaku ancaman yang tidak bertanggungjawab itu.

"Hasilnya nihil dan dinyatakan aman," kata Triyani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Megapolitan
Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Megapolitan
Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

Megapolitan
Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Megapolitan
Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Megapolitan
Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Megapolitan
Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Megapolitan
Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Megapolitan
Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Megapolitan
Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Megapolitan
Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Megapolitan
Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X