Pemprov DKI Ajukan Nama untuk Masjid Raya yang Pertama di Jakarta ke Jokowi

Kompas.com - 13/03/2017, 18:35 WIB
Penampakan bangunan Masjid Raya milik Pemprov DKI Jakarta yang masih dikerjakan di Jakarta Barat, Senin (6/2/2017). Penyelesaian pembangunan masjid molor dari target awal yang ditentukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yakni akhir tahun 2016. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAPenampakan bangunan Masjid Raya milik Pemprov DKI Jakarta yang masih dikerjakan di Jakarta Barat, Senin (6/2/2017). Penyelesaian pembangunan masjid molor dari target awal yang ditentukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yakni akhir tahun 2016.
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan nama untuk masjid raya pertama di Jakarta belum ditentukan. Sumarsono mengatakan pihaknya akan mengajukan beberapa nama kepada Presiden RI Joko Widodo terkait nama masjid di Daan Mogot itu.

"Yang belum ada kan nama masjid, kami akan sampaikan beberapa alternatif ke Pak Presiden, sekaligus meminta permohonan untuk meresmikan," ujar Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (13/3/2017).

Masjid raya tersebut rencananya memang akan diresmikan oleh Jokowi pada 16 April 2017. Sumarsono mengatakan saat ini pembangunan masjid tersebut sudah 87 persen. Pemprov DKI akan menyelesaikan landscape masjid tersebut, misalnya dengan membuat taman-taman.

Sumarsono mengatakan Pemprov DKI sedang mencari sumber pembiayaan untuk membangun taman itu.

"Kalau APBD kan nunggunya lama, makanya kita carikan langkah-langkah untuk percepatan landscape itu bisa dilakukan, saya kira untuk taman itu," ujar Sumarsono.

Adapun, pembangunan masjid raya merupakan salah satu program yang dititipkan oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada Sumarsono. (Baca: 16 April 2017, Jokowi Direncanakan Resmikan Masjid Raya Daan Mogot)

Kompas TV Sebelum menyerahkan jabatannya kepada PLT Gubernur Sumarsono, Ahok sempat menitipkan beberapa hal yang menjadi fokus Sumarsono selama Ahok jalani cuti kampanye.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

Megapolitan
Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Megapolitan
UPDATE 21 Januari: Ada 1.177 Kasus Omicron di DKI Jakarta

UPDATE 21 Januari: Ada 1.177 Kasus Omicron di DKI Jakarta

Megapolitan
Polisi dan Keluarga Korban Bantah Laporan Bocah yang Dicabuli Kuli Bangunan Sempat Diremehkan

Polisi dan Keluarga Korban Bantah Laporan Bocah yang Dicabuli Kuli Bangunan Sempat Diremehkan

Megapolitan
Pekan Depan, Kapasitas PTM di Kota Tangerang Dikurangi hingga 50 Persen

Pekan Depan, Kapasitas PTM di Kota Tangerang Dikurangi hingga 50 Persen

Megapolitan
Realisasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di DKI Capai 216.726 Orang

Realisasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di DKI Capai 216.726 Orang

Megapolitan
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Dijambret, Tas Berisi Dokumen Penting Hilang

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Dijambret, Tas Berisi Dokumen Penting Hilang

Megapolitan
Perkenalkan Formula E ke Anies, Dino Patti Djalal: Saya Yakin Akan Naikkan Pamor Jakarta

Perkenalkan Formula E ke Anies, Dino Patti Djalal: Saya Yakin Akan Naikkan Pamor Jakarta

Megapolitan
Soal Penjabat Gubernur DKI, Ketua Fraksi PDI-P: Sekda Juga Memenuhi Syarat

Soal Penjabat Gubernur DKI, Ketua Fraksi PDI-P: Sekda Juga Memenuhi Syarat

Megapolitan
Cerita Sopir Odong-odong di Tegal Alur, Biasa Antar Bocah jadi Antar Pengungsi

Cerita Sopir Odong-odong di Tegal Alur, Biasa Antar Bocah jadi Antar Pengungsi

Megapolitan
Puluhan Kilogram Kulit Kabel Dibuang di Gorong-gorong, Diduga Ulah Pencuri

Puluhan Kilogram Kulit Kabel Dibuang di Gorong-gorong, Diduga Ulah Pencuri

Megapolitan
PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

PSI Minta Anies Tinjau Langsung Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

Megapolitan
14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

14 Warga Cilandak Positif Omicron, Camat Sebut Terpapar Setelah Bepergian ke Luar Negeri

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Tangerang Hendak Terapkan Aturan WFH 50 Persen

Megapolitan
Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Gulungan Kulit Kabel di Gorong-gorong Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.