Sandiaga: Program DP Nol Rupiah Di-"bully" Orang yang Punya Lima Rumah

Kompas.com - 14/03/2017, 10:11 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke redaksi Harian Kompas, Senin (13/3/2017) petang. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke redaksi Harian Kompas, Senin (13/3/2017) petang.
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menilai program rumah murah yang dia janjikan bersama Anies Baswedan, atau program DP nol rupiah banyak diminati warga yang belum memiliki rumah.

Menurut Sandi, program tersebut hanya dipandang sebelah mata oleh warga yang sudah punya rumah sejak lama.

"Rumah dengan DP nol rupiah ini viral, banyak sekali diterima dengan baik oleh masyarakat. Banyak juga di-bully oleh orang yang sudah punya rumah lima atau enam biji," kata Sandi, saat berkunjung ke redaksi Harian Kompas, Senin (13/3/2017) malam.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, sebagian besar warga yang belum punya rumah sangat berharap program DP nol rupiah dapat terlaksana.

Sandiaga menjelaskan, program DP nol rupiah memang menyasar warga yang belum pernah memiliki rumah sehingga pemerintah bantu memfasilitasi untuk rumah pertama mereka yang berstatus hak milik.

"Malah yang enggak punya rumah sangat berharap, yang punya rumah banyak malah menyerang kami. Tapi Insya Allah kami sudah dapat legal opinion dari firma hukum bahwa ini bisa dilakukan," tutur Sandi.

(baca: Penjelasan Sandiaga soal Program DP Nol Rupiah Jadinya untuk Rusun)

Jika nantinya memenangkan Pilkada DKI Jakarta, Sandi mengaku akan langsung berkoordinasi dengan DPRD DKI Jakarta untuk membuat Perda (Peraturan Daerah) sebagai payung hukum dari program rumah murah dengan DP nol rupiah.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, 16 Pohon Tumbang di Wilayah Kelurahan Gunung

Hujan Deras, 16 Pohon Tumbang di Wilayah Kelurahan Gunung

Megapolitan
UPDATE 14 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 14 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 14 April: Depok Catat 175 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

UPDATE 14 April: Depok Catat 175 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Lagi

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Lagi

Megapolitan
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Bogor, 15 April 2021

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Bogor, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 15 April 2021

Megapolitan
Peringatan Dini Siklon Tropis 94W di Jakarta hingga Hujan Es di Bekasi

Peringatan Dini Siklon Tropis 94W di Jakarta hingga Hujan Es di Bekasi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 15 April 2021

Megapolitan
BP2MI Dapat Laporan, TKI yang Diisolasi di Wisma Atlet Dipalak Oknum

BP2MI Dapat Laporan, TKI yang Diisolasi di Wisma Atlet Dipalak Oknum

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang, 15 April 2021

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Terima Berkas Perkara Kasus Prostitusi yang Libatkan Cynthiara Alona

Kejari Kota Tangerang Terima Berkas Perkara Kasus Prostitusi yang Libatkan Cynthiara Alona

Megapolitan
Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Terendam Banjir

Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Terendam Banjir

Megapolitan
[Update 14 April]: Tambah 661, Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi 394.779

[Update 14 April]: Tambah 661, Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi 394.779

Megapolitan
Dua Kebakaran Besar Melanda Pasar, PD Pasar Jaya Diminta Berbenah

Dua Kebakaran Besar Melanda Pasar, PD Pasar Jaya Diminta Berbenah

Megapolitan
Inspektorat DKI Telah Diminta untuk Periksa Kelebihan Bayar Pengadaan Mobil Damkar

Inspektorat DKI Telah Diminta untuk Periksa Kelebihan Bayar Pengadaan Mobil Damkar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X