Bertemu Warga Berusia 77 Tahun di Gang, Djarot Sampaikan "Kartu Jakarta Lansia"

Kompas.com - 14/03/2017, 13:25 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Djarot Saiful Hidayat saat berdialog dengan salah seorang warga lansia dalam kunjungan kampanyenya ke permukiman warga di RW 06, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017). Kompas.com/Alsadad RudiCalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Djarot Saiful Hidayat saat berdialog dengan salah seorang warga lansia dalam kunjungan kampanyenya ke permukiman warga di RW 06, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Djarot Saiful Hidayat datang berkampanye ke permukiman warga di RW 06, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

Pada kesempatan itu, ia sempat didatangi salah seorang warga lansia berusia 77 tahun bernama Jamil. Djarot terlihat didatangi Jamil saat tengah menyusuri gang di permukiman warga.

Dialog antara mereka berdua sempat terjadi selama hampir dua menit.

Djarot: Nenek tinggal sama siapa?

Jamil: Sama anak-anak.

Djarot: Berapa keluarga?

Jamil: Dua

Djarot: Terus anaknya kerja apa nek?

Kepada Djarot, Jamil mengatakan bahwa dirinya tinggal dengan suami dan satu anaknya yang sudah berkeluarga. Jamil menyebut suaminya berprofesi sebagai penjual ketoprak. Sedangkan anaknya berprofesi sebagai kuli bangunan.

Menganggapi hal tersebut, Djarot kemudian menyatakan bahwa jika nantinya ia dan cagub pasangannya, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama terpilih kembali, maka mereka menjanjikan adanya pemberian bantuan untuk warga lansia melalui program Kartu Jakarta Lansia.

"Cucu-cucu nenek dapat KJP (Kartu Jakarta Pintar) semua kan? Nanti nenek juga dapat. Kita akan data. Lansia tidak mampu kalau sakit, itu kita bisa bantu gratis," ujar Djarot.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X