Grup Pedofil di Facebook Simpan Ratusan FIlm dan Foto Pornografi Anak

Kompas.com - 15/03/2017, 13:30 WIB
Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mencatat setidaknya ada 500 film dan 100 foto bermuatan pornografi anak dalam grup Facebook " Official Candy's Groups". Grup tersebut adalah komunitas pedofil yang saling berbagi konten pelecehan dan pencabulan terhadap anak-anak.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan pihaknya masih berusaha mengidentifikasi anak-anak dalam video dan foto tersebut.

"Kami angkat dari digital forensik, dari gadget yang terdapatkan (barang bukti ponsel milik para tersangka), begitu juga dari akun Facebook ada 500 film dan 100 gambar. Satu persatu akan kami pelajari dan dicari yang lengkap," ujar Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/3/2017).

Baca: Polisi Bongkar Kelompok Pedofil di Facebook

Konten-konten yang ditemukan memperlihatkan bagian tubuh anak, termasuk saat pencabulan dilakukan. Tak jarang pelakunya membubuhkan identitasnya untuk memastikan konten yang dibaginya itu asli perbuatannya.

Salah satu syarat bergabung dalam grup ini adalah tiap orang tidak boleh mengunggah konten atau anak yang sudah pernah diunggah sebelumnya. Grup yang dibuat pada 2016 itu sempat memiliki 7.479 anggota.

 

Baca:Pendiri Grup Facebook Paedofil Ini Alami Kekerasan Seksual Saat Kecil

Adapun jumlah korban yang sebelumnya ada enam anak dari empat tersangka, kini bertambah menjadi delapan.

"Kita harus tahu pelakunya siapa, kemudian di mana dilakukan, kemudian korbannya ditemukan. Jadi bukan hanya gambar," kata Wahyu.

Kompas TV Warga Desa Curug resah karena jumlah warga yang melaporkan anaknya menjadi korban paedofilia terus bertambah.

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDian Maharani

Terkini Lainnya

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Cililitan

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Cililitan

Megapolitan
3 Tahun Pemilu Terus, Ketua Komisi II Soroti Polarisasi di Masyarakat

3 Tahun Pemilu Terus, Ketua Komisi II Soroti Polarisasi di Masyarakat

Nasional
AS Buru Pria yang Tuangkan Bensin di Gedung Komunitas Muslim

AS Buru Pria yang Tuangkan Bensin di Gedung Komunitas Muslim

Internasional
Tunggak Gaji Mantan Pemain Rp 2,9 Miliar, Manajemen Sriwijaya FC Minta Maaf

Tunggak Gaji Mantan Pemain Rp 2,9 Miliar, Manajemen Sriwijaya FC Minta Maaf

Regional
Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Bantah Spekulasi Pertemuan Zulkifli dan Jokowi, PAN Tegaskan Tetap di Koalisi 02

Nasional
6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

Nasional
Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Sudah 7 Orang Penyelenggara Pemilu di NTT Meninggal

Regional
PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

Regional
Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Senin Pagi, Bendung Katulampa Berstatus Siaga 4

Regional
Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Terekam Video, Simpanse Pintar Sedang Bermain Instagram

Internasional
Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Hanya Gunakan 5 Rangkaian Kereta, Diklaim Jadi Penyebab LRT Palembang Belum Maksimal

Regional
Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Tiga Faktor Penyebab Kemacetan di Tanjung Priok

Megapolitan
Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Situng KPU Dinilai Berhasil Pancing Partisipasi Publik Kawal Suara

Nasional
Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Regional
Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Internasional

Close Ads X