Kompas.com - 18/03/2017, 12:27 WIB
Penampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kompas.com/Alsadad RudiPenampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta.
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan ada ketidaksinkronan antara dukungan Titiek Soeharto kepada pasangan pasangan Baswedan-Sandiaga Uno dengan sikap pasangan nomor urut tiga itu terhadap reklamasi Teluk Jakarta.

Awalnya, awak media menanyakan pendapat Ahok soal putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatan nelayan terkait pembatalan izin reklamasi Pulau K, F, dan I.

Ahok menjelaskan bahwa aturan reklamasi tidak dibuat saat pemerintahnya. Aturan sudah ada pada masa pemerintahan Soeharto.

(baca: Jika Terpilih, Sandiaga Akan Hentikan Reklamasi)

Aturan yang dimaksud ialah Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta dan Perda Nomor 8 Tahun 1995.

Ahok kemudian menjelaskan, perusahaan PT Mandala Krida Yudha, yang dimiliki salah satu anak Soeharto merupakan pengembang di proyek tersebut.

(baca: Anies Yakin Izin Reklamasi Pulau F, I, dan K Tak Sesuai Prosedur)

"Pak Harto sudah mengkaji dengan baik. Mau reklamasi siapa? Pak Harto. Tahun 90-an, Pak Harto (mengeluarkan aturan) reklamasi," ucap Ahok di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

"Kamu bicara 'Keluarga Cendana' toh, yang punya PT pertama (pengembang) siapa? Anak Pak Harto. Perusahaannya dia. Gimana mau jelasinnya?" tambah Ahok.

Ahok lalu mempertanyakan sikap Anies-Sandiaga yang dengan tegas akan menghentikan reklamasi jika terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Nah, sekarang 'Keluarga Cendana' dukung nomor tiga, sementara nomor tiga nggak setuju reklamasi. Berarti menghina Pak Harto dong yang membuat reklamasi," ujar Ahok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Megapolitan
Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Megapolitan
Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Megapolitan
Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Megapolitan
Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Megapolitan
Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Megapolitan
Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
Kala Anies Disanjung Mantan Wali Kota Toronto Kanada karena Berhasil Pengaruhi PBB dalam 2 Menit

Kala Anies Disanjung Mantan Wali Kota Toronto Kanada karena Berhasil Pengaruhi PBB dalam 2 Menit

Megapolitan
Berikut Isi Lengkap Pidato Anies yang Ditanggapi Positif oleh Sekjen PBB

Berikut Isi Lengkap Pidato Anies yang Ditanggapi Positif oleh Sekjen PBB

Megapolitan
Polda Metro Jaya Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik

Polda Metro Jaya Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik

Megapolitan
Ada Kebakaran di Tamansari, Wagub DKI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ada Kebakaran di Tamansari, Wagub DKI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Isi Pidato Anies soal Perubahan Iklim yang Didukung Penuh Sekjen PBB

Isi Pidato Anies soal Perubahan Iklim yang Didukung Penuh Sekjen PBB

Megapolitan
Cara Klaim Asuransi untuk Kendaraan Tertimpa Pohon Tumbang di Jakarta

Cara Klaim Asuransi untuk Kendaraan Tertimpa Pohon Tumbang di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X