Dinsos DKI Pulangkan 45 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

Kompas.com - 21/03/2017, 10:20 WIB
Nenek yang juga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) kerap
meminta-minta di Balai Kota DKI Jakarta diangkut oleh Dinas Sosial DKI
Jakarta, Kamis (1/9/2016). Kurnia Sari Aziza
Kurnia Sari AzizaNenek yang juga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) kerap meminta-minta di Balai Kota DKI Jakarta diangkut oleh Dinas Sosial DKI Jakarta, Kamis (1/9/2016). Kurnia Sari Aziza
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Sosial DKI Jakarta memulangkan 45 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial ( PMKS) yang ditemukan di jalanan Ibu Kota.

PMKS itu merupakan gelandangan, pengemis, dan pengamen. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat Surya mengatakan, dari 45 PMKS, 24 orang dipulangkan ke sejumlah daerah di Jawa Barat, sementara 21 orang lainnya ke Jawa Tengah.

Pemulangan PMKS tersebut merupakan hasil dari penjangkauan jalanan yang dilakukan oleh petugas pelayanan, pengawasan, dan pengendalian sosial (P3S).

"Pemulangan ini rutin dilakukan agar tidak semakin menjamurnya PMKS jalanan. Karena PMKS tersebut kerap mengganggu kenyamanan warga kota," ujar Surya melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (21/3/2017).

(Baca juga: Panti Sosial Kedoya Siap Jemput PMKS yang Dilaporkan Warga)

Sebelumnya, para PMKS itu diberikan pembinaan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Jakarta Barat.

Pembinaan itu dilakukan untuk memotivasi mereka agar bekerja dan produktif saat kembali ke kampung halaman.

Surya menyampaikan, semua PMKS yang dipulangkan ke daerah asalnya itu wajib membuat surat pernyataan bermaterai.

Mereka membuat pernyataan agar tidak kembali menjadi PMKS jalanan di Jakarta.

Jika kedapatan kembali menjadi PMKS di Jakarta, mereka akan dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

(Baca juga: 1.269 PMKS Terjaring Razia di Jakarta Barat)

Para PMKS dipulangkan dengan menggunakan agen bus yang sudah bekerja sama dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

"Mereka menandatangani perjanjian untuk tidak akan menjadi pengemis, gelandangan, pengamen di jalanan dan lain sebagainya. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Surya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Megapolitan
Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Megapolitan
Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Megapolitan
Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Megapolitan
Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Megapolitan
Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Megapolitan
Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Megapolitan
Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Megapolitan
Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Megapolitan
Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Megapolitan
Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X