Kompas.com - 22/03/2017, 17:42 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menolak permohonan gugatan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat terkait Surat Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 49/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 Putaran Kedua.

SK tersebut salah satunya berisi tentang adanya masa kampanye pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 dan penyempurnaan data pemilih.

"Menetapkan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar pimpinan sidang musyawarah penyelesaian sengketa yang juga Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di Kantor Bawaslu DKI, Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (22/3/2017).

Dalam putusannya, Bawaslu DKI Jakarta menilai permohonan Ahok-Djarot untuk membatalkan SK Nomor 49 melalui tim kuasa hukumnya tersebut tidak memiliki alasan hukum.

"Bahwa permohonan pemohon tidak beralasan hukum untuk seluruhnya," kata Mimah.

Bawaslu DKI Jakarta menilai, SK Nomor 49 yang menyatakan adanya kampanye merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat sehingga bisa melibatkan masyarakat seluas-luasnya untuk ikut serta mempertajam visi, misi, dan program pasangan calon.

Bawaslu DKI Jakarta juga menilai KPU DKI Jakarta telah tepat untuk menerbitkan SK Nomor 49.

"Bahwa sudah tepat tindakan termohon untuk mengeluarkan SK tersebut dengan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses penajaman visi, misi, dan program pasangan calon dalam bentuk kampanye, debat publik/terbuka antar-pasangan calon, kampanye melalui media massa cetak dan elektronik," ucap Mimah. (Baca: Arteria Dahlan: KPU DKI Menyimpang karena Terbitkan SK Kampanye Putaran Kedua)

Dengan adanya kegiatan kampanye, lanjut Mimah, konsekuensinya yakni pasangan calon wajib melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan transparansi dari dana kampanye yang diterima dan digunakan oleh pasangan calon.

Selain itu, SK Nomor 49 juga membuka ruang pendataan pemilih yang belum menggunakan hak pilihnya pada putaran pertama.

"Tindakan termohon yang menyelenggarakan pemutakhiran daftar pemilih pada putaran kedua merupakan tindakan partisipatif untuk mendorong masyarakat melaporkan tidak terlayaninya untuk memilih pada putaran pertama dan mencatatkan sebagai pemilih pada putaran kedua," ujar Mimah.

Jika SK tersebut dibatalkan, pendataan pemilih tersebut juga akan batal dan berpotensi menghilangkan hak konstitusional warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih pada putaran kedua. (Baca: Ahok-Djarot Gugat SK KPU soal Adanya Masa Kampanye Putaran Kedua)

Kompas TV Putaran 2 Pilkada Tidak Boleh Ada Spanduk
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar ke Polisi atas Dugaan KDRT, Mengaku Dicekik hingga Dibanting

Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar ke Polisi atas Dugaan KDRT, Mengaku Dicekik hingga Dibanting

Megapolitan
Polisi Selidiki Pencurian Motor di Kemayoran saat Pagi Hari

Polisi Selidiki Pencurian Motor di Kemayoran saat Pagi Hari

Megapolitan
Bertandang ke Jakarta, Ini Momen Renjun 'NCT Dream' Jajal Catwalk di Zebra Cross Citayam Fashion Week

Bertandang ke Jakarta, Ini Momen Renjun "NCT Dream" Jajal Catwalk di Zebra Cross Citayam Fashion Week

Megapolitan
Puslabfor Olah TKP Kebakaran Permukiman di Menteng,  Bawa Tabung Gas 3 Kg hingga Selang Regulator

Puslabfor Olah TKP Kebakaran Permukiman di Menteng, Bawa Tabung Gas 3 Kg hingga Selang Regulator

Megapolitan
Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Disebut Langgar Aturan

Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI Halangi Pandangan ke Patung Selamat Datang, Disebut Langgar Aturan

Megapolitan
Jumat Dini Hari Tadi, 2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta

Jumat Dini Hari Tadi, 2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta

Megapolitan
Pemkot Jakut Bikin Ormas Penggerak Tanggap Sampah, Diklaim untuk Tekan Pencemaran Lingkungan

Pemkot Jakut Bikin Ormas Penggerak Tanggap Sampah, Diklaim untuk Tekan Pencemaran Lingkungan

Megapolitan
Mahasiswa Akan Demo di Kawasan Patung Kuda, Sampaikan 6 Isu Selama Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahasiswa Akan Demo di Kawasan Patung Kuda, Sampaikan 6 Isu Selama Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Depok, dan Bekasi Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Depok, dan Bekasi Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam

Megapolitan
Air Tanah Tercemar Bakteri E-Coli, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Beri Perhatian

Air Tanah Tercemar Bakteri E-Coli, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Beri Perhatian

Megapolitan
Tim Ahli Cagar Budaya DKI Akan Panggil PT Transjakarta Soal Revitalisasi Halte Tosari-Bundaran HI

Tim Ahli Cagar Budaya DKI Akan Panggil PT Transjakarta Soal Revitalisasi Halte Tosari-Bundaran HI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lesti Kejora Laporkan Rizki Billar ke Polisi, Detail Pemanfaatan Pulau G Harus Merujuk Kerja Sama Swasta

[POPULER JABODETABEK] Lesti Kejora Laporkan Rizki Billar ke Polisi, Detail Pemanfaatan Pulau G Harus Merujuk Kerja Sama Swasta

Megapolitan
Pembangunan Halte Bundaran HI Diminta Disetop karena Ganggu Pandangan ke Patung Selamat Datang

Pembangunan Halte Bundaran HI Diminta Disetop karena Ganggu Pandangan ke Patung Selamat Datang

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Perampok Toko Emas di Mal Kawasan Serpong

Polisi Tangkap 4 Perampok Toko Emas di Mal Kawasan Serpong

Megapolitan
6 Lapangan Badminton di Kuningan

6 Lapangan Badminton di Kuningan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.