Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Dijemur di Halaman Polsek Ciracas

Kompas.com - 24/03/2017, 22:48 WIB

Puluhan pelajar yang diduga akan tawuran diamankan jajaran Polsektro Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (24/3) sore. Warta Kota/Feryanto Hadi Puluhan pelajar yang diduga akan tawuran diamankan jajaran Polsektro Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (24/3) sore.
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA - Puluhan pelajar yang hendak tawuran diamankan jajaran Polsektro Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (24/3/2017) sore. Sebelumnya mereka berjalan bergerombol menuju ke sekitar flyover Pasar Rebo.

Kapolsektro Ciracas Komisaris Tuti Aini menyatakan, sebanyak 31 remaja tersebut mengaku sebagai siswa sebuah SMK di Kramat Jati.

"Mereka berjalan bergerombol menuju arah flyover diduga hendak melakukan tawuran," jelas Kompol Tuti.

Pengamanan puluhan siswa tersebut kata Tuti dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya aksi tawuran.

Pada 14 Februari lalu aparat Polsek Ciracas kecolongan hingga terjadi aksi tawuran yang mengakibatkan satu siswa tewas.

Para siswa kemudian didata dan diberi pembinaan dengan cara dijemur di halaman mapolsek.

"Para pelajar itu kita beri hukuman dengan dijemur di lapangan Polsek Ciracas sambil dilakukan pendataan," kata Tuti.

Usai dijemur, satu per satu siswa diminta membuat surat pernyataan. Di sisi lain pihak kepolisian memanggil pihak sekolah.

"Kami lakukan upaya pembinaan dengan memanggil pihak sekolah serta orang tua mereka," kata Tuti.

Tuti menegaskan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan patroli rutin di beberapa titik rawan yang sering menjadi ajang tawuran antara pelajar.

"Kami terus patroli setiap jam pulang sekolah baik siang atau sore hari untuk antisipasi terjadinya tawuran," katanya.

(Feryanto Hadi/Warta Kota)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Warta Kota
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X