Mendagri Targetkan Akhir April Blanko E-KTP Disebar ke Seluruh Daerah

Kompas.com - 29/03/2017, 19:39 WIB
KOMPAS.com / DANI PRABOWO Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo


JAKARTA, KOMPAS.com -
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menargertkan pada akhir April 2017, blanko e-KTP bisa didistribusikan ke seluruh wilayah di Indonesia. Tjahjo mengatakan, pada akhir Maret, Kemendagri akan menandatangani kontrak dengan perusahaan pembuat blanko e-KTP.

"25,9 juta  blanko mulai dicetak untuk menuntaskan program KTP elektronik. Khusus di tahun 2017, akhir Maret sudah tanda tangan kontrak dan awal April mulai cetak,  dan akhir April distribusi ke daerah," ujar Tjahjo, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/3/2017).

(baca: Mendagri Optimistis E-KTP Sudah Bisa Dicetak Awal April)

Tjahjo mengatakan, DKI Jakarta akan menjadi provinsi prioritas untuk penyaluran blanko e-KTP. Ada sebanyak 150.000 blanko yang akan disebar di tahap pertama.


"Saya kira hasil akhir dikumpulkan dulu ke DKI baru nanti ke semua daerah. Kami yakin April sudah masuk," ujar Tjahjo.

(baca: E-KTP Lambat, Mendagri Beralasan Ada 100 Pejabat yang Dipanggil KPK)

Dari data Kemendagri, hingga Maret 2017, ada sebanyak 96,54 persen atau sebanyak 172.046.898 orang yang sudah merekam e-KTP. Adapun sebanyak 3,46 persen atau sebanyak 6.160.452 orang masih belum melakukan perekaman e-KTP.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sudah Minta Klarifikasi Hotman Paris Terkait Laporan Farhat Abbas

Polisi Sudah Minta Klarifikasi Hotman Paris Terkait Laporan Farhat Abbas

Megapolitan
Rencana Pembangunan Flyover Simpang Gaplek, Pengendara Minta Cepat Selesai

Rencana Pembangunan Flyover Simpang Gaplek, Pengendara Minta Cepat Selesai

Megapolitan
William Aditya, Anggota DPRD DKI Berusia 23 Tahun dan Idealisme Anti Korupsi

William Aditya, Anggota DPRD DKI Berusia 23 Tahun dan Idealisme Anti Korupsi

Megapolitan
Perjuangan Caleg PSI William Aditya, Masuk DPRD DKI dengan Label Triple Minority

Perjuangan Caleg PSI William Aditya, Masuk DPRD DKI dengan Label Triple Minority

Megapolitan
Sidang Lanjutan 12 Terdakwa Kerusuhan 22 Mei, Jaksa Akan Hadirkan Saksi

Sidang Lanjutan 12 Terdakwa Kerusuhan 22 Mei, Jaksa Akan Hadirkan Saksi

Megapolitan
Sikap Pemprov DKI terhadap Polemik Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Sikap Pemprov DKI terhadap Polemik Pemutusan Listrik di Apartemen Mediterania

Megapolitan
Alarm Itu Sudah Dibunyikan Green Religion Sejak 12 Tahun Lalu

Alarm Itu Sudah Dibunyikan Green Religion Sejak 12 Tahun Lalu

Megapolitan
Terima Pin Emas, Fraksi Gerindra: Itu Kan Bentuk Apresiasi, Apa yang Berlebihan?

Terima Pin Emas, Fraksi Gerindra: Itu Kan Bentuk Apresiasi, Apa yang Berlebihan?

Megapolitan
Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL dan Sikap Pemprov DKI

Putusan MA yang Batalkan Kebijakan Tutup Jalan untuk PKL dan Sikap Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Depok di Gunung Sindur

Polisi Tangkap Komplotan Begal Depok di Gunung Sindur

Megapolitan
Penembakan Anjing Beedo, Berawal dari Rasa Kesal hingga Penetapan Tersangka

Penembakan Anjing Beedo, Berawal dari Rasa Kesal hingga Penetapan Tersangka

Megapolitan
Penemuan Granat di Jagakarsa, Diduga Peninggalan Zaman Perang

Penemuan Granat di Jagakarsa, Diduga Peninggalan Zaman Perang

Megapolitan
5 Fakta tentang Dakwaan Andri Bibir, Disebut Suplai Batu ke Pendemo hingga Ikut Melempar

5 Fakta tentang Dakwaan Andri Bibir, Disebut Suplai Batu ke Pendemo hingga Ikut Melempar

Megapolitan
Viral Pelajar Minum Miras di Kelas, Disdik Tanyakan ke Kepala Sekolah di Jakut

Viral Pelajar Minum Miras di Kelas, Disdik Tanyakan ke Kepala Sekolah di Jakut

Megapolitan
Tolak Pin Emas, Staf Ahok yang Jadi Anggota DPRD DKI Akan Jual untuk Disumbangkan

Tolak Pin Emas, Staf Ahok yang Jadi Anggota DPRD DKI Akan Jual untuk Disumbangkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X