Menengok Rumah dengan Harga di Bawah Rp 350 Juta di Jakarta

Kompas.com - 31/03/2017, 11:48 WIB
Salah satu rumah seharga Rp 250 Juta yang berlokasi di salah satu gang di Jalan Gang 100, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2017). Kompas.com/Alsadad RudiSalah satu rumah seharga Rp 250 Juta yang berlokasi di salah satu gang di Jalan Gang 100, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdebatan di media sosial mengenai ada tidaknya rumah seharga Rp 350 Juta di Jakarta mencuat belakangan ini. Hal itu terjadi pasca debat yang melibatkan dua calon gubernur DKI Jakarta di acara "Mata Najwa" pada Senin (27/3/2017).

Saat itu, cagub nomor pemilihan tiga Anies Baswedan kembali memaparkan program rumah tanpa uang muka atau down payment (DP) yang dijanjikan akan direalisasikannya jika nantinya terpilih.

Menurut Anies, rumah tanpa DP yang dijanjikannya adalah rumah seharga Rp 350 Juta. Pasca debat, cawagub nomor pemilihan dua Djarot Saiful Hidayat meragukan ide tersebut.

Karena ia menilai saat ini tidak ada lagi rumah di Jakarta yang seharga Rp 350 Juta. Kompas.com kemudian mencoba mengecek harga rumah di Jakarta melalui salah satu situs jual beli rumah terkemuka, yakni rumah123.com. (Baca: Djarot: Di Mana Ada Rumah Rp 350 Juta di Jakarta?)


Tentu saja rumah yang dicari adalah rumah dengan kisaran harga seperti yang dilontarkan Anies. Dari penelusuran, didapatkan sejumlah rumah yang harganya bahkan hanya berada pada kisaran harga Rp 200-250 Juta.

Salah satunya adalah rumah milik Romi yang berlokasi di salah satu gang di Jalan Gang 100, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pada Jumat (31/3/2017), Kompas.com mendatangi rumah tersebut. Namun rumah dalam keadaan kosong karena si pemilik tidak menempatinya.

Pantauan dari luar, rumah milik Romi masih tampak baru. Terlihat dari kondisi warna cat pada dinding bangunan yang masih cerah tanpa adanya bekas noda. Rumah memiliki teras berukuran sekitar 3×2 meter berlantai keramik.

Bagian depan rumah memiliki empat jendela, yang terdiri dari dua di bagian teras dan dua lainnya merupakan jendela kamar depan. Dari informasi yang disampaikan pemilik, rumah memiliki luas sekitar 30 meter persegi dan berdiri di atas tanah seluas 32 meter persegi. (Baca: Sandiaga: Saya Istikamah Hadirkan Rumah Rp 350 Juta dan DP 0 Rupiah)

Seperti yang disampaikan pemilik, rumah berada di gang sempit yang tidak bisa dilalui mobil. Namun, rumah terpantau hanya berjarak tak sampai 50 meter dari Jalan Gang 100 yang bisa dilalui mobil.

Saat Kompas.com menyambangi rumah tersebut, sebagian besar warga yang tinggal di sekitarnya adalah mereka yang mengontrak.

Gang yang menjadi lokasi berdirinya rumah berlokasi di sekitar belakang perumahan cluster Tanjung Barat Residence. (Baca: Benarkah Tak Ada Rumah Rp 350 Juta di Jakarta?)

Saat dihubungi, si pemilik rumah, Romi mengakui bahwa rumah yang dijualnya dibanderol dengan harga sekitar Rp 250 Juta. Karena tak bisa dilalui mobil, Romi menyarankan agar orang yang berniat membeli menggunakan sistem pembayaran tunai.

"Karena kalau enggak bisa masuk mobil enggak bisa KPR," ujar Romi.

Ini video rumah tersebut:

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X