Djarot: Kalau Pilih Basuki-Djarot Ada 300 Lokasi Digusur, Itu Bohong!

Kompas.com - 06/04/2017, 13:34 WIB
Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat kunjungan ke Bank Sampah RW 03, Malakasari, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017). KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYACawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat kunjungan ke Bank Sampah RW 03, Malakasari, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengklarifikasi kabar soal penggusuran yang akan dilakukan di 300 lokasi apabila Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat terpilih pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jadi ada berita bohong begini, kalau pilih Basuki-Djarot ada 300 lokasi digusur, itu bohong," kata Djarot di depan masyarakat Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).

(Baca juga: Tim Advokasi Ahok-Djarot Laporkan Anies Baswedan ke Polisi)

Djarot pun bertanya soal asal usul data dan lokasi tersebut. Mantan Wali Kota Blitar ini mengatakan bahwa informasi yang benar adalah renovasi pasar dan permukiman oleh Ahok-Djarot.

Djarot pun memastikan bahwa Ahok-Djarot akan menggusur kemiskinan, menghilangkan kebodohan, dan membongkar praktik korupsi serta ketidakadilan.

"Yang mau gusur siapa? Katanya Ahok-Djarot suka gusur? Siapa? Yang kami gusur itu kemiskinan," kata Djarot.

(Baca juga: Tim Ahok-Djarot: Anies Hanya Embuskan Isu, tetapi Tak Beri Data)

Tim hukum Ahok-Djarot sebelumnya melaporkan calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan ke polisi.

Anggota tim hukum Ahok-Djarot, Pantas Nainggolan, mengatakan bahwa mereka melaporkan Anies atas dugaan fitnah terkait penggusuran yang disebut akan dilakukan Ahok-Djarot.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X