Kompas.com - 08/04/2017, 21:18 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diabadikan bersama para pemain dan sutradara film Labuan Hati seperti Lola Amaria, Nadine Chandrawinata, Kelly Tandiono, dan Ramon Tungka. Foto diambil di XXI Jakarta Theater, Sabtu (8/4/2017). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizahCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diabadikan bersama para pemain dan sutradara film Labuan Hati seperti Lola Amaria, Nadine Chandrawinata, Kelly Tandiono, dan Ramon Tungka. Foto diambil di XXI Jakarta Theater, Sabtu (8/4/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merasa prihatin dengan banyaknya film Indonesia yang berkualitas baik. Namun tak diminati oleh masyarakat.

Menurut Ahok, seharusnya film Indonesia menjadi tuan rumah di bangsanya sendiri.

"Jadi banyak film Indonesia yang bagus, begitu masuk film Hollywood (ke bioskop), film Indonesia nya terpental," kata Ahok, di XXI Jakarta Theater, Sabtu (8/4/2017).

Ahok mencontohkan salah satu film yang sudah jarang ditayangkan di bioskop, padahal baru diluncurkan adalah Trinity The Nekad Traveller. Ahok juga baru menonton film tersebut pekan lalu.

Ahok menyayangkan hal tersebut. Sebab, kata dia, film yang dibintangi Maudy Ayunda itu berkualitas baik.

"Film Trinity 3 hari (tayang), turun (layar). Sayang, padahal film bagus," kata Ahok.

Sabtu ini, Ahok bersama calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menonton bareng film "Labuan Hati".

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahok menyarankan, agar pelaku industri film lebih banyak mengangkat tema mengenai keindahan alam Indonesia.

"Jadi semakin banyak bikin film tentang kita (Indonesia). Biar semakin mengenalkan Indonesia ke internasional," kata Ahok.

Baca: Ahok yang Punya Bioskop "Misbar" dan Hobi Nonton Film Rhoma Irama

Adapun, kini Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya tengah membangun bioskop rakyat di pasar-pasar. Bioskop itu menayangkan film-film Indonesia yang sudah turun layar. Pemprov DKI Jakarta mensubsidi tiket bioskop tersebut. Maka, harga tiketnya sebesar Rp 5-10 ribu.

"Nanti kami akan buka bioskop untuk mendukung mereka (pelaku industri film)," kata Ahok.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Megapolitan
Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Megapolitan
Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Megapolitan
Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Megapolitan
Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Megapolitan
Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Fakta Pandemi Covid-19 Jakarta Memburuk: Tembus 4.000 Kasus Baru, Varian Baru Mengganas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro, Simak Pengaturannya

Megapolitan
Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Cerita Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Dulu Ludes, Kini Rugi Ratusan Juta Rupiah

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Masih Dibuka

Megapolitan
UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 230 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 1.267 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X