Kompas.com - 10/04/2017, 11:53 WIB
Sejumlah murid melaksanakan UNBK ( Ujian Nasional Berbasis Komputer ) di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Banten, Senin ( 3/4/2017). Ujian nasional berbasis online tingkat SMK ini akan berlangsung hingga Kamis 6 April mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah murid melaksanakan UNBK ( Ujian Nasional Berbasis Komputer ) di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Banten, Senin ( 3/4/2017). Ujian nasional berbasis online tingkat SMK ini akan berlangsung hingga Kamis 6 April mendatang.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah-sekolah di DKI Jakarta menjadi pilot project penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Indonesia. Ujian nasional dengan sistem tersebut baru pertama kali dilakukan di Jakarta dan menjadi satu-satunya di Indonesia.

Bagaimana tanggapan para siswa atas penerapan sistem ujian ini?

Siswa kelas XII IPA SMAN 3 Jakarta Teo mengatakan, dia tidak merasakan adanya kesulitan dalam pelakasanaan UNBK. Ini karena terdapat uji coba atau try out yang telah dilakukan pihak sekolah sebelum ujian dilaksanakan. Teo juga tak merasakan adanya kerusakan dalam sistem komputer yang dia gunakan.

"Kalau saya sih enggak ada kendala ya, udah empat kali try out, jadi enggak masalah. Waktunya juga cukup, penggunannya juga enggak sulit," ujar Teo di Jakarta Selatan, Senin (10/4/2017).

Siswa lainnya Rizki menilai penerapan UNBK hanya soal kebiasaan saja. Rizki mengatakan, jika dalam ujian konvensional yang masih menggunakan kertas, dia bisa melakukan coretan untuk mempermudah menyelesaikan soal.

Namun, sistem UNBK mengharuskannya untuk fokus menatap layar komputer untuk menyelesaikan soal. Kendala lainnya, lanjut Rizki, komputer yang tiba-tiba mati atau sistem komputer yang lambat.

"Jadi harus pindah-pindah komputer sementara waktu jalan terus. Tapi secara keseluruhan hari pertama lancar-lancar saja," ujar Rizki.

Shafarina, siswi XII IPA mengatakan, dia senang bahwa akhirnya UNBK tidak menjadi patokan dalam kelulusan. Dia mengatakan saat mengerjakan ujian menjadi lebih rileks dan tidak terbeban.

"Ya senang aja, kalau dulu orang stres banget dan bisa-bisa mau nyontek. Kalau sekarang lebih senang, lakukan sebisanya aja tapi tetap lakukan yang terbaik," ujar Shafarina.

Dalam kelulusan Ujian Nasiona tahun ini terdapat empat aspek penilaian. Siswa telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran mulai dari kelas X, XI, XII, penilaian dari ujian sekolah, UNBK, serta penilaian dan perilaku dan sikap murid.

Baca: Pekan Depan, 69.028 Pelajar SMA di Jakarta Hadapi UNBK 2017

Sebanyak 562 SMA dan sederajat menyelenggarakan UNBK di Jakarta. Pelaksanaan UNBK tingkat SMA dimulai 10-13 April 2017. Mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran sesuai jurusan.

Adapun pelaksanan UNBK untuk siswa SMP dan sederajat dimulai 2,3,4, dan 8 Mei 2017. Sedangkan siswa yang menggunakan paket C dan B gelombang pertama masing-masing dimulai 15,16,22,23 April dan 12,14,20 Mei 2017.

Kompas TV Memantau Ujian Nasional Berbasis Komputer (Bag 2)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Megapolitan
Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Megapolitan
Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Megapolitan
Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Megapolitan
Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Megapolitan
Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.