Laporan Dana Kampanye Putaran Kedua Diserahkan ke KPU DKI Maksimal 16 April

Kompas.com - 10/04/2017, 21:58 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner KPU DKI Jakarta Bidang Kampanye Dahliah Umar mengatakan, batas penyerahan laporan dana kampanye pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 yakni H+1 berakhirnya masa kampanye atau pada 16 April 2017.

Dahliah menyampaikan, laporan dana kampanye pada putaran kedua hanya satu kali diserahkan ke KPU DKI Jakarta dalam bentuk laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK).

"Iya satu kali, LPPDK. H+1 tanggal 16 ya kami terima," ujar Dahliah kepada Kompas.com di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

(Baca juga: Ahok-Djarot Setor Rp 1,7 Miliar Sisa Dana Kampanye ke Kas Negara)

Setelah kedua tim pemenangan pasangan calon menyerahkan LPPDK mereka, KPU DKI Jakarta akan menggunakan jasa kantor akuntan publik untuk mengaudit dana kampanye tersebut.

Dalam audit tersebut akan dinilai kepatuhan laporan dana kampanye kedua pasangan calon. "Diaudit selama 14 hari kemudian hasil auditnya diumumkan dan dipublikasikan," kata dia.

Dahliah mencontohkan, auditor akan melihat apakah pengeluaran dana kampanye digunakan untuk pembiayaan alat peraga kampanye, iklan, kampanye rapat umum, atau hal lainnya yang dilarang dalam kampanye putaran kedua atau tidak.

"Nanti kami lihat unsur-unsur itu ada atau enggak, kalau tidak ada, berarti dia patuh," ucap Dahliah.

Pada masa kampanye putaran kedua ini, kedua pasangan calon boleh menggunakan rekening dana kampanye yang digunakan pada putaran pertama.

(Baca juga: Penyumbang Dana Putaran Pertama Boleh Sumpang Lagi pada Putaran Kedua Pilkada)

Selain itu, sisa dana kampanye pada putaran pertama bisa dipakai untuk kampanye putaran kedua.

"Sisa yang dana kemarin dapat menjadi dana awal putaran kedua," kata Dahliah. Adapun batasan penggunaan dana kampanye pada putaran kedua yakni maksimal Rp 34.562.230.000 (Rp 34 miliar).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Begal Beraksi di Kemayoran, Korban Dibacok dan Kehilangan Sepeda Motor

Megapolitan
Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Berawal dari Kampung Ambon, Polisi Buru Jaringan Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Viral di Media Sosial, Aksi Diduga Balap Mobil Liar Terjadi di Grogol Petamburan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Jakarta PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Berhasil Kita Lalui dengan Baik

Megapolitan
Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Gagal Menyalip, Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Tangkap Anggota Jaringan Narkoba, Polisi Temukan Sabu hingga Ganja Seharga Rp 2,8 Miliar

Megapolitan
Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Jelang CFD, Kondisi Toilet di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Memprihatinkan

Megapolitan
20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

20 SMA Terbaik di Jakarta dan Tangerang Berdasarkan Nilai UTBK 2021

Megapolitan
Terserang Stroke, Sopir Mobil Pajero dalam Kecelakaan Maut di MT Haryono Masih Dirawat

Terserang Stroke, Sopir Mobil Pajero dalam Kecelakaan Maut di MT Haryono Masih Dirawat

Megapolitan
Tawuran di Jatinegara Kembali Memakan Korban, Satu Pemuda Tewas

Tawuran di Jatinegara Kembali Memakan Korban, Satu Pemuda Tewas

Megapolitan
Sebanyak 1.171 Pendatang Baru Masuk ke Tangsel hingga Tiga Pekan Sesudah Lebaran

Sebanyak 1.171 Pendatang Baru Masuk ke Tangsel hingga Tiga Pekan Sesudah Lebaran

Megapolitan
Berkas Perkara dan Barang Bukti Pengeroyok Ade Armando Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus

Berkas Perkara dan Barang Bukti Pengeroyok Ade Armando Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakpus

Megapolitan
Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pengemudi Pajero Belum Dipastikan Ditahan

Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Menara Saidah, Pengemudi Pajero Belum Dipastikan Ditahan

Megapolitan
Spanduk Minyak Goreng Bersubsidi Baru Dipasang di Pasar Kramatjati Bikin Bingung Pedagang

Spanduk Minyak Goreng Bersubsidi Baru Dipasang di Pasar Kramatjati Bikin Bingung Pedagang

Megapolitan
Naik KRL dari Bogor/Depok ke Tanah Abang harus Transit di Manggarai, Tunggu di Peron Berapa?

Naik KRL dari Bogor/Depok ke Tanah Abang harus Transit di Manggarai, Tunggu di Peron Berapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.