Pengamanan Debat Tetap Maksimal meskipun Pendukung Berkurang

Kompas.com - 12/04/2017, 21:05 WIB
Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Debat Publik Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan 19 April 2017 mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOKandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Debat Publik Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan 19 April 2017 mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyampaikan, pengamanan debat calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang digelar KPU DKI Jakarta, Rabu (12/4/2017), tetap maksimal meski jumlah pendukung yang hadir lebih sedikit dari debat-debat sebelumnya.

"Pengamanan seperti yang biasa kita lakukan pada putaran pertama. Apalagi sekarang pendukung tidak terlalu banyak seperti debat putaran pertama ya," ujar Iriawan di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Rabu (12/4/2017).

(Baca juga: "Timer" Berhenti dan Hilang Saat Ahok Jawab Pertanyaan Moderator Debat)

Pada putaran pertama, jumlah pendukung yang hadir lebih banyak karena berasal dari tiga pasangan calon.

Pada putaran kedua, pendukung yang hadir hanya dari dua pasangan calon. Iriawan berharap, debat malam ini berjalan lancar sampai akhir acara.

"Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar. Karena memang debat putaran kedua itu hanya satu kali," ujar Iriawan.

(Baca juga: Ira Koesno Tak Bersalaman dengan Paslon Saat Debat, Mengapa?)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Debat putaran kedua ini bertema "Dari Masyarakat untuk Jakarta" yang terdiri dari kesenjangan dan keadilan sosial, penegakan hukum, dan bonus demografi.

Adapun subtema debat terkait dengan masalah transportasi, tempat tinggal, reklamasi, pelayanan publik berupa pendidikan dan kesehatan, serta UMKM atau dunia usaha.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Cerah hingga Mendung, Suhu Udara Cukup Panas

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Cerah hingga Mendung, Suhu Udara Cukup Panas

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Syarat Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh | Aturan PPKM Level 4 yang Berubah

[POPULER JABODETABEK] Syarat Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh | Aturan PPKM Level 4 yang Berubah

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 1 Demonstran di Balai Kota Tangsel Diisolasi di Pusat Karantina

Reaktif Covid-19, 1 Demonstran di Balai Kota Tangsel Diisolasi di Pusat Karantina

Megapolitan
Kota Bogor Catat 30 Kematian akibat Covid-19 Hari Ini

Kota Bogor Catat 30 Kematian akibat Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Pengantar Makanan Online Meninggal Dalam Perjalanan, Bungkusan Jus Itu Masih Tergantung di Motor

Pengantar Makanan Online Meninggal Dalam Perjalanan, Bungkusan Jus Itu Masih Tergantung di Motor

Megapolitan
Kebutuhan Plasma Konvalesen Tinggi, PMI Kota Tangerang Siap Jemput Bola ke Kediaman Penyintas Covid-19

Kebutuhan Plasma Konvalesen Tinggi, PMI Kota Tangerang Siap Jemput Bola ke Kediaman Penyintas Covid-19

Megapolitan
Timbulkan Masalah dan Rugikan Masyarakat, Pemkot Bogor Peringati Kontraktor Proyek Rel Ganda Bogor-Sukabumi

Timbulkan Masalah dan Rugikan Masyarakat, Pemkot Bogor Peringati Kontraktor Proyek Rel Ganda Bogor-Sukabumi

Megapolitan
Mobil Ford Mustang 1966 Terbakar di Margaguna Raya, Pondok Indah

Mobil Ford Mustang 1966 Terbakar di Margaguna Raya, Pondok Indah

Megapolitan
Wagub DKI: Pasar Sangat Rentan Terjadi Penularan Covid-19 Dibanding Mal

Wagub DKI: Pasar Sangat Rentan Terjadi Penularan Covid-19 Dibanding Mal

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambar 278, Pasien Dirawat Sebanyak 7.171 Orang

UPDATE 26 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambar 278, Pasien Dirawat Sebanyak 7.171 Orang

Megapolitan
Wagub DKI: Penyaluran Bansos Tunai Sudah Capai 90 Persen

Wagub DKI: Penyaluran Bansos Tunai Sudah Capai 90 Persen

Megapolitan
Viral, Video Seorang Wanita Tipu Pemilik Warung Kelontong di Tambora dan Bawa Kabur Barang

Viral, Video Seorang Wanita Tipu Pemilik Warung Kelontong di Tambora dan Bawa Kabur Barang

Megapolitan
Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Megapolitan
Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X