KPU DKI Pastikan Warga Tak Terdaftar di DPT Bisa Mencoblos

Kompas.com - 15/04/2017, 16:47 WIB
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua KPU DKI Jakarta Sumarno di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan akan mengakomodasi warga yang punya hak pilih namun namanya tak tercantum dalam daftar pemilih tetap ( DPT) pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua, untuk tetap bisa mencoblos.  

Hal ini disampaikan Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dalam diskusi bertajuk "Pilkada Sehat dan Demokratis" di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4/2017).

"Bagi mereka yang tidak tercantum dalam DPT, tetapi mereka warga DKI, mereka punya hak dan KPU wajib memfasilitasi penggunaan hak pilihnya," kata Sumarno.

(Baca: Sekjen PDI-P Minta KPU DKI Akomodasi Warga yang Belum Terdaftar di DPT)

Syaratnya, kata Sumarno, saat akan mencoblos, warga tersebut harus membawa e-KTP domisili Jakarta.

Jika belum memiliki e-KTP, bisa membawa surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang ditujukan kepada petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain itu, bisa juga melampirkan alat verifikasi identitas diri yang lainnya. Misalnya kartu keluarga, paspor atau surat izin mengemudi.

Berkas tersebut perlu dibawa guna meyakinkan petugas bahwa mereka merupakan warga DKI Jakarta.

Adapun waktu yang disediakan bagi mereka untuk mencoblos pasangan calon yang dijagokannya, yakni pada siang hari.

(Baca: KPU DKI Coret 15.954 Pemilih dari DPT Putaran Kedua)

"Mereka nanti tetap bisa datang ke TPS pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB," kata Sumarno.

Waktu pemungutan dan penghitungan suara pilkada DKI Jakarta dilaksanakan pada 19 April 2017.

Sejak tiga hari sebelumnya, yakni 17-18 April diberlakukan masa tenang.

Dua pasangan calon yang bersaing dalam pemungutan suara pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua, yakni pasangan calon nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan calon nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Kompas TV Polemik Tamasya Almaidah di Pilkada DKI Putaran 2

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebihi Batas Maksimum, 120 Warga Hadiri Kampanye Muhamad-Sara di Pamulang

Lebihi Batas Maksimum, 120 Warga Hadiri Kampanye Muhamad-Sara di Pamulang

Megapolitan
Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Megapolitan
Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Megapolitan
Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Megapolitan
Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Megapolitan
Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Megapolitan
Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Megapolitan
Mengenang 28 September 2016

Mengenang 28 September 2016

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X