Kompas.com - 16/04/2017, 18:50 WIB
Salah seorang warga usai melakukan pencoblosan di TPS 06 Taman Cibeber, Rawa Barat, Jakarta Selatan, Rabu (15/02/2017). Pemilihan kepala daerah dilakukan secara serentak pada hari ini di seluruh Indonesia. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISalah seorang warga usai melakukan pencoblosan di TPS 06 Taman Cibeber, Rawa Barat, Jakarta Selatan, Rabu (15/02/2017). Pemilihan kepala daerah dilakukan secara serentak pada hari ini di seluruh Indonesia.
Penulis Nursita Sari
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyerahkan pengamanan pada hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta di TPS kepada polisi.

Komisioner KPU DKI Jakarta Dahliah Umar mengatakan, polisi memiliki penilaian tersendiri terkait potensi kerawanan di TPS.

"Silakan kepolisian mungkin punya analisa dan pertimbangan sendiri, penilaian sendiri tentang pengamanan yang dibutuhkan," ujar Dahliah di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Minggu (16/4/2017).

Meski begitu, KPU DKI Jakarta meminta pengamanan di TPS tidak berlebihan. Sebab, KPU DKI ingin para pemilih yang datang ke TPS tidak merasa terbebani dengan pengamanan yang terlampau ketat.

"Kalau bisa proporsional saja, tidak terlampau mencolok supaya juga orang nyaman dalam menggunakan hak pilih," kata dia.

Di samping itu, KPU DKI Jakarta juga meminta polisi dan Bawaslu DKI Jakarta mengantisipasi jika ada pengerahan massa dari luar Jakarta di setiap TPS.

KPU DKI Jakarta tidak ingin pemilih merasa terancam dengan adanya potensi pengerahan massa tersebut.

Dahliah menambahkan, keamanan pemilih saat menggunakan hak pilihnya penting agar tidak ada intimidasi.

"Kalau kami berpikirnya yang penting pemilih itu nyaman dan tenang menggunakan hak pilih, bukan jadi takut malah nanti enggak jadi dateng ke TPS hanya karena ada sekelompok orang yang dalam tanda kutip mengancam," ucap Dahliah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi sudah memiliki pola pengawasan di TPS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.