Anies-Sandi Unggul dalam Quick Count, Relawan Berencana Sujud Syukur

Kompas.com - 19/04/2017, 17:44 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan (kiri), bersama putrinya, Mutiara Annisa (tengah) dan sang istri, Fery Farhati Ganis, menggunakan hak suaranya pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua berlangsung pada hari ini. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOCalon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan (kiri), bersama putrinya, Mutiara Annisa (tengah) dan sang istri, Fery Farhati Ganis, menggunakan hak suaranya pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua berlangsung pada hari ini.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok relawan pendukung calon gubenur-calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilih tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno bernama Pendopo Relawan Anies-Sandiaga berencana melakukan syukuran dengan memotong sebanyak 23 ekor kambing.

Hal itu dilakukan untuk merespon keunggulan Anies-Sandiaga dari pesaing mereka cagub-cawagub Basuki "Ahok Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dari hasil quick count sejumlah lembaga survei.

Jumlah kambing tersebut disesuaikan dengan banyaknya pendopo relawan Anies-Sandiaga. Usai melakuan pemotongan kambing, relawan tersebut berencana melakukan syukuran di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Insya Allah, nanti malam sehabis maghrib, kami mengundang relawan melakukan sujud syukur bersama-sama, kemungkinan besar akan di Masjid Istiqlal", ungkap Koordinator Pendopo Relawan Anies-Sandi M Chozin Amirullah (19/4/2017).

"Kami akan menyembelih kambing, sudah kami persiapkan di masing-masing Pendopo Relawan. Jumlah Pendopo Relawan ada 23 lokasi," ujar Chozin.

Chozin mengatakan, jumlah kambing tersebut sama dengan jumlah janji kerja dari Anies-Sandiaga jika terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi, syukuran menyembelih kambing itu sekaligus sebagai perlambang dimulainya menjalankan 23 janji kerja Anies-Sandi untuk Jakarta", ujar Chozin.

Baca: "Quick Count" Kompas: Ahok-Djarot 42 Persen, Anies-Sandi 58 Persen

Dari tiga lembaga survei, yaitu PolMark Indonesia, LSI Denny JA, dan SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting), yang dihimpun secara bersamaan pukul 16.00 WIB, Anies-Sandiaga menungguli Ahok-Djarot pada Pilkada DKI putaran kedua.

Dari survei PolMark Indonesian Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 42,47 persen. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 57,53 persen. Sampel suara yang masuk baru sebesar 95,5 persen.

Adapun survei LSI Denny JA, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 44,3 persen. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 55,7 persen.

Sampel suara yang masuk baru sebesar 89,71 persen. Sedangkan survei SMRC, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 41,71 persen. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 58,29 persen persen. Sampel suara yang masuk baru sebesar 91,36 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X