Kompas.com - 23/04/2017, 10:31 WIB
Cagub dan cawagub DKI nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat debat publik putaran kedua pilkada di Jakarta, Rabu (12/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOCagub dan cawagub DKI nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat debat publik putaran kedua pilkada di Jakarta, Rabu (12/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya akan membuat kegiatan yang bisa kembali mempersatukan warga yang sempat memiliki perbedaan pilihan politik saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu, lanjut Sandiaga untuk mengademkan situasi dan kembali mempersatukan warga Jakarta. Sandiaga mengatakan, ia dan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus memiliki sikap netral meski saat pilkada berlangsung, ada perbedaan pilihan untuk mendukung ia dan Anies, dan cagub-cawagub petahana DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Seluruh relawan pendukung Ahok-Djarot akan diundang dalam seluruh kegiatan yang diadakan relawan pendukungnya.

"Dengan mudahnya kami bisa menjangkau karena Jakarta ini relatif sangat dekat dan kami bisa hadirkan kegiatan-kegiatan yang bisa mempersatukan," ujar Sandiaga di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (23/4/2017).

"Masih ada (acara) keliling, tapi kami undang semuanya. Tidak membedakan, karena Pak Anies dan saya harus berdiri tegak di tengah dan mewakili seluruh kepentingan warga Jakarta tanpa membedakan suku, agama, ras, bahasa maupun golongan," ujar Sandiaga.

Baca: Sandiaga: Kalau Kita Bersatu, Jakarta Akan Keren Banget

Sandiaga juga meminta kepada relawan pendukungnya ataupun pendukung Ahok-Djarot untuk menanggalkan seluruh atribut yang berhubungan dengan kampanye. Menurut Sandiaga, masa tersebut telah usai dan dilanjutkan dengan perencanaan untuk meningkatkan kulitas hidup warga Jakarta.

"Terus kita tanggalkan atribut-atribut kampanye. Justru pastikan bahwa justru pembicaraannya  berkaitan dengan persatuan. Bukan pembicaraan yang ada aksi selebrasi mungkin menyinggung perasaan warga yang kemarin mendukung Pak Basuki dan Pak Djarot," ujar Sandiaga.

Dari "quick count" sejumlah lembaga survei serta hasil "real count" KPU DKI Jakarta, pasangan cagub-cawagub Anies-Sandiaga unggul dari pasangan cagub-cawagub petahana Ahok-Djarot. Pengumuman resmi rekapitulasi suara oleh KPU DKI Jakarta akan dilakukan pada 29 April.

Kompas TV Ahok dan Anies Bertemu di Balai Kota
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pemuda Ancam Sebar Foto Vulgar Mantan Pacar, KPAI Minta Orangtua Waspada Anak Jadi Korban Cyber Crime

Kasus Pemuda Ancam Sebar Foto Vulgar Mantan Pacar, KPAI Minta Orangtua Waspada Anak Jadi Korban Cyber Crime

Megapolitan
Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

Megapolitan
BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

Megapolitan
Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Megapolitan
Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Megapolitan
Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Megapolitan
Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Megapolitan
Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.