Kondisi Pemuda yang Tertancap Celurit Saat Tawuran di Jaktim Berangsur Membaik

Kompas.com - 25/04/2017, 14:46 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Albert Jhon Daniel Tengker (18), pemuda yang bagian kepalanya tertancap celurit karena tawuran di Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017), telah menjalani operasi di RS Polri.

Celurit yang sempat tertancap sudah terlepas dari kepalanya dan Albert kini dalam proses pemulihan di rumah sakit.

"Korban sampai saat ini masih dirawat. Sudah selesai dioperasi, kondisinya mulai stabil," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo saat dihubungi pewarta, Selasa (25/4/2017) siang.

Adapun dari rekaman video yang beredar di media sosial, saat tertancap celurit, Albert masih berjalan dengan temannya yang membantu memegang gagang celurit tersebut.

Keterangan mengenai kondisi terkini Albert sekaligus untuk membantah informasi yang menyebutkan Albert meninggal dunia karena tertancap celurit di kepala.

Terkait dengan peristiwa tawuran kemarin, polisi memeriksa 30 saksi yang terlibat tawuran. Berdasarkan penelusuran sementara, polisi mendapati ada orang di luar kawasan Jalan Dewi Sartika yang ikut-ikutan tawuran.

Dari informasi sementara, tawuran yang terjadi pada Senin sore itu melibatkan warga Batalyon Siliwangi dengan warga Budi Asih.

Tawuran diduga dipicu oleh dendam dari tawuran sebelumnya, di mana ada salah satu warga yang terkena bacok di lengan.

(baca: Tawuran di Jalan Dewi Sartika, Seorang Pemuda Tertancap Celurit)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X