Kompas.com - 27/04/2017, 12:59 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat di sidang kasus dugaan penodaan agama, auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAKabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat di sidang kasus dugaan penodaan agama, auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akan mencocokan konten dari ponsel milik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan ponsel milik tersangka kasus dugaan makar Firza Husein. Percakapan berkonten pornografi yang diduga dilakukan keduanya tersebar ke dunia maya.

"Ini konteksnya mencocokkan handphone satu dengan handphone lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (27/4/2017).

Argo mengatakan, pencocokan itu diperlukan untuk membuktikan apakah benar ada chat atau percakapan berbau pornografi antara keduanya. Soalnya, Firza tak mengakui foto perempuan tak berbusana yang ada dalam chat itu adalah dirinya.

Baca juga: Iriawan Sebut Firza Husein Harusnya Tak Bisa Mengelak dalam Kasus Chat WhatsApp

"Intinya bahwa kami ingin membuktikan karena dia tidak mengaku. Nah nanti kami tunggu saja bagaimana saksi ahli membuktikan bahwa antara handphone satu dengan lainnya saling komunikasi," kata dia.

Berbagai cara untuk memeriksa apakah benar ada percakapan antara keduanya melalui telepon genggam itu sudah dilakukan. Mulai dari memeriksa dari provider, hingga dengan menggunakan bantuan ahli.

Lihat juga: Polisi Akan Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Rizieq dan Firza Terkait Chat WhatsApp

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sentra Vaksinasi JIExpo Layani Penyuntikan Dosis 2 Sinovac, Simak Jadwalnya

Sentra Vaksinasi JIExpo Layani Penyuntikan Dosis 2 Sinovac, Simak Jadwalnya

Megapolitan
75 Persen Warga Jaktim Ditargetkan Sudah Divaksinasi 17 Agustus Nanti

75 Persen Warga Jaktim Ditargetkan Sudah Divaksinasi 17 Agustus Nanti

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korban Diberi Seragam yang Dibeli di Pasar Senen

Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korban Diberi Seragam yang Dibeli di Pasar Senen

Megapolitan
UPDATE 29 Juli: Tambah 3.845 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.440 Pasien Sembuh

UPDATE 29 Juli: Tambah 3.845 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.440 Pasien Sembuh

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Tangerang, Polisi: Ada Warga Baru Terima PKH padahal Terdaftar sejak 2017

Selidiki Pungli Bansos di Tangerang, Polisi: Ada Warga Baru Terima PKH padahal Terdaftar sejak 2017

Megapolitan
Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Megapolitan
Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Megapolitan
Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Megapolitan
Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Megapolitan
Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di  Penjaringan

Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di Penjaringan

Megapolitan
Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Megapolitan
Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Megapolitan
Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X