Kompas.com - 03/05/2017, 18:14 WIB
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengamankan 11 orang pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 10,7 kilogram. Kasus penyelundupan itu terjadi pada Maret-April 2017.

Salah satu modus yang digunakan dalam penyelundupan tersebut adalah memasukkan sabu ke dalam tubuh melalui dubur.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang menilai modus tersebut unik karena dilakukan oleh warga negara Indonesia (WNI).

"Kasus penyelundupan narkotika melalui dubur yang sekarang ini baru pertama kali terjadi. Biasanya yang kayak gitu WNA dan WNI itu takut," ungkap Erwin, di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (3/5/2017).

Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Barang bukti shabu yang diamankan oleh Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.

(baca: Polisi Temukan Kapsul Berisi Sabu dari Dubur Mayat di Tol Kapuk)

Modus tersebut, lanjut Erwin, dilakukan sendiri oleh wanita WNI berinisial N dengan memasukkan sabu seberat 292 gram dikemas di dalam 19 kapsul dan dimasukkan ke dalam duburnya.

Tersangka N diamankan petugas Bea dan Cukai saat tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Hong Kong, pada Senin (10/4/2017). Menurut kesaksian N, akan ada seseorang yang menghubunginya untuk mengambil sabu tersebut.

"Kasus ini sekarang masih ditangani lebih lanjut oleh pihak Bareskrim Polri," ucap Erwin.

Kompas TV WNA Asal Selandia Baru Ditangkap Akibat Gunakan Narkoba
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Kepadatan Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai, KAI Commuter Akan Operasikan Tiga Feeder

Hindari Kepadatan Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai, KAI Commuter Akan Operasikan Tiga Feeder

Megapolitan
Imbas Rute Baru KRL, Pengguna Capek dan Terlalu Ribet Harus Transit Dua Kali

Imbas Rute Baru KRL, Pengguna Capek dan Terlalu Ribet Harus Transit Dua Kali

Megapolitan
Penumpang Kaget Rute KRL Berubah, Tunggu Kereta Tujuan Bogor di Tanah Abang Tak Kunjung Datang

Penumpang Kaget Rute KRL Berubah, Tunggu Kereta Tujuan Bogor di Tanah Abang Tak Kunjung Datang

Megapolitan
Video Pemotor Masuk Tol Beredar di Medsos, PT Jasa Marga: Dari Cikunir Keluar di Bekasi Barat  1

Video Pemotor Masuk Tol Beredar di Medsos, PT Jasa Marga: Dari Cikunir Keluar di Bekasi Barat 1

Megapolitan
Antisipasi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai pada Senin Besok, Ini yang Dilakukan KAI Commuter

Antisipasi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai pada Senin Besok, Ini yang Dilakukan KAI Commuter

Megapolitan
Hari Kedua Perubahan Rute KRL: Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai Dipadati Pengguna, Petugas Sibuk Beri Informasi

Hari Kedua Perubahan Rute KRL: Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai Dipadati Pengguna, Petugas Sibuk Beri Informasi

Megapolitan
Penumpang di Stasiun Manggarai Sempat Membludak, KAI Commuter Minta Maaf

Penumpang di Stasiun Manggarai Sempat Membludak, KAI Commuter Minta Maaf

Megapolitan
BPBD DKI Ingatkan Potensi Hujan Lebat Diserta Kilat hingga Angin Kencang di Bogor dan Depok

BPBD DKI Ingatkan Potensi Hujan Lebat Diserta Kilat hingga Angin Kencang di Bogor dan Depok

Megapolitan
Polisi Tangkap Salah Satu Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Pasar Kam Jatinegara

Polisi Tangkap Salah Satu Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Pasar Kam Jatinegara

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Rencana Penambahan Durasi CFD secara Bertahap

Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Rencana Penambahan Durasi CFD secara Bertahap

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Polder Air Ciketing, Korban Diduga Tercebur

Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Polder Air Ciketing, Korban Diduga Tercebur

Megapolitan
Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Megapolitan
Jakpro Klaim Tiket Nonton Balap Formula E Jakarta Sudah 'Sold Out'

Jakpro Klaim Tiket Nonton Balap Formula E Jakarta Sudah "Sold Out"

Megapolitan
CFD Selesai, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi Kembali Dibuka untuk Kendaraan Bermotor

CFD Selesai, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi Kembali Dibuka untuk Kendaraan Bermotor

Megapolitan
Mobil Balap Formula E Dipamerkan Saat 'Car Free Day', Jakpro: Masyarakat Luas Perlu Tahu

Mobil Balap Formula E Dipamerkan Saat "Car Free Day", Jakpro: Masyarakat Luas Perlu Tahu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.