Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Pemukul Wartawan NET TV

Kompas.com - 04/05/2017, 17:47 WIB
KGU, penganiaya wartawan NET TV ditahan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKGU, penganiaya wartawan NET TV ditahan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi menangguhkan penahanan Kashira Ouzumi, tersangka kasus penganiyaan terhadap wartawan NET TV beberapa waktu lalu. Penangguhan penahanan diajukan oleh keluarga Kashira.

"Seminggu yang lalu kami tangguhkan penahanannya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Kamis (4/5/2017).

Budi menjelaskan, permohonan penangguhan penahanan tersebut dikabulak karena subyektifitas penyidik.

"Dinilai tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, serta infonya mau ada upaya damai," ucap dia.

(baca: Pemukul Wartawan NET TV Dikenakan Pasal Berlapis)

Kendati begitu, Budi memastikan bahwa proses hukum kepada Kashira tetap berlanjut kecuali pihak pelapor mencabut laporannya.

"Kalau damai ya bisa dihentikan penyidikannya. (Tapi) Kalau enggak damai lanjut ke pengadilan," kata Budi.

(baca: Permintaan Maaf Pelaku Pemukulan Wartawan NET TV...)

Kashira diduga meludahi dan memukul wartawan NET TV Haritz Ardiansyah.

Haritz, pada Rabu (12/4/2017) dini hari, sedang meliput banjir di Kemang dan menyorot mobil Mini Cooper yang dikendarai Kashira.

Ketika itu, Kashira mengaku tidak senang karena kamera Haritz menyorotnya. Haritz pun mencoba berdamai dan mengatakan akan menghapus gambar tersebut.

Namun, tiba-tiba Kashira merampas kamera dan terjadi tarik-menarik yang berujung patahnya viewfinder kamera yang dipegang Haritz.

Kashira juga memukul mobil peliputan yang ditumpangi Haritz hingga penyok.

Kashira kemudian ditangkap Rabu malam di kafe miliknya di Kemang, Jakarta Selatan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

Megapolitan
Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Megapolitan
Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Megapolitan
Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Megapolitan
Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Megapolitan
PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

Megapolitan
Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Megapolitan
Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Megapolitan
Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Megapolitan
27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Megapolitan
Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X