Terpeleset Saat Masuk "Busway", Seorang Pengendara Motor Patah Kaki

Kompas.com - 04/05/2017, 21:20 WIB
Pengendara motor jatuh setelah berusaha masuk ke jalur busway di Jalan Galunggung, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017) malam. Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPengendara motor jatuh setelah berusaha masuk ke jalur busway di Jalan Galunggung, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017) malam.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Seorang pengendara sepeda motor yang diduga adalah pengemudi ojek online terpeleset dan jatuh saat ingin memasuki jalur Transjakarta atau busway di Jalan Galunggung, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017) malam.

Menurut seorang warga yang menyaksikan peristiwa di tempat kejadian, pria pengendara sepeda motor itu terpeleset dan jatuh saat ingin masuk busway dan menghindari lubang.

"Jadi dia dari arah Manggarai menuju Dukuh Atas, menghindari lubang atau gimana dia kena sambungan antara separator dan jalur busway, dia kepeleset, kepalanya semacam terguling tapi helm enggak lepas," kata saksi tersebut.

(baca: Demi Kurangi Kecelakaan, Separator "Busway" Akan Dicat Warna Mencolok)

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.40 WIB dan sempat membuat arus lalu lintas di pertigaan Jalan Galunggung serta Jalan Setiabudi Selatan menjadi padat.

Bus Transjakarta dari dan ke arah Dukuh Atas pun terpaksa dialihkan keluar busway oleh para pengendara motor lain di lokasi kecelakaan tersebut.

Korban yang mengendarai Suzuki Shogun berwarna merah hitam dengan pelat nomor B 6958 BBP diduga mengalami patah kaki dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menggunakan taksi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X