Kompas.com - 05/05/2017, 14:27 WIB
Sejumlah orang yang merupakan perwakilan pengunjuk rasa aksi menuntut hukuman maksimal untuk terdakwa dugaan kasus penodaan agama Basuki Ahok Tjahaja Purnama mendatangi Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (5/5/2017). Dengan melewati celah kawat berduri, mereka datang untuk menemui para hakim di MA guna menyampaikan tuntutannya. KOMPAS.com/ALSADAD RUDISejumlah orang yang merupakan perwakilan pengunjuk rasa aksi menuntut hukuman maksimal untuk terdakwa dugaan kasus penodaan agama Basuki Ahok Tjahaja Purnama mendatangi Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (5/5/2017). Dengan melewati celah kawat berduri, mereka datang untuk menemui para hakim di MA guna menyampaikan tuntutannya.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah orang yang mewakili peserta aksi 55, atau aksi 5 Mei, mendatangi Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (5/5/2017), untuk menyampaikan permintaan terkait hukuman terhadap terdakwa dugaan kasus penodaan agama, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama.

Mereka datang untuk menemui para hakim di MA guna menyampaikan permintaan terkait vonis terhadap Ahok tersebut.

Adapun vonis terhadap Ahok akan disampaikan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada 9 Mei 2017.

Perwakilan pengunjuk rasa datang ke Gedung MA dengan melewati celah kawat berduri yang memblokade lokasi Jalan Medan Merdeka Utara di depan Gedung MA dengan lokasi yang menjadi titik kumpul massa yang memenuhi jalan dari depan Kantor Kemendagri hingga depan Masjid Istiqlal.

Aksi 55 dipimpin Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Bachtiar Nasyir. Namun, Bachtiar tidak ikut serta dalam rombongan perwakilan pengunjuk rasa yang menemui hakim MA.

Aksi 55 mendapat pengawalan aparat keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI. Disiagakan pula sejumlah unit kendaaraan anti huru-hara.

Blokade kawat berduri juga tampak terpasang dari depan Gedung Kemendagri hingga ke depan Markas Besar TNI AD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(baca: Pengalihan Rute Transjakarta Akan Dilakukan Situasional Saat Aksi 55)

Kompas TV Bagaimana Polda Metro Jaya mengamankan demo besok sekaligus menjamin keamanan warga Jakarta?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.