Kompas.com - 06/05/2017, 18:12 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, melakukan kegiatan tasyakuran bersama Ustad Solmed dan Majelis Arraudhotul Mahmoedah, di Jalan Musyawarah 1, Kebon Jeruk Jakarta, Sabtu (6/5/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahWakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, melakukan kegiatan tasyakuran bersama Ustad Solmed dan Majelis Arraudhotul Mahmoedah, di Jalan Musyawarah 1, Kebon Jeruk Jakarta, Sabtu (6/5/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa programnya didukung Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Kalau program OK OCE (One Kecamatan One Center For Entrepreneurship) ini HIPMI sudah dukung semua," ujar Sandi usai acara pertemuan tokoh HIMPI di Hotel Ambhara Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

Selain mendukung program OK OCE, menurut Sandi, HIPMI ingin agar jurang ketimpangan tidak melebar dan tercipta kesempatan yang sama untuk para pelaku ekonomi kecil.

"Ekonomi itu sekarang jauh, mengakibatkan peluang itu hanya diakses oleh empat "L", lu lagi lu lagi. Sehingga, lanjut Sandi, akhirnya yang kaya makin kaya dan yang lain makin terpuruk," kata Sandiaga. 

(Baca juga: Sandiaga Berencana Ajak Preman Kalijodo Masuk Program OK OCE)

Menurut Sandiaga, sudah menjadi tugas baginya untuk menciptakan sistem perekonomian yang memberikan kesetaraan bagi pengusaha besar maupun pelaku ekonomi kecil untuk mendapatkan peluang usaha.

"Tugas kita bersama-sama juga tugas OK OCE program yang memastikan peluang itu enggak mendarat atau hanya bisa diakses dari perusahaan-perusahaan besar," ujar Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti akan ada kolaborasi, sinergi yang disebut kemitraan (antara perusahaan besar dengan UMKM)," kata Sandi.

(Baca juga: OK OCE, OK OCE Mart, hingga OK OTRIP, Komunikasi "Branding" ala Sandi)

Kompas TV Anies-Sandi Bentuk Tim Sinkronisasi Pergantian Kepemimpinan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
Sebelum PPKM Level 3, Pemkot Jakbar Akan Gelar Job Fair Tatap Muka

Sebelum PPKM Level 3, Pemkot Jakbar Akan Gelar Job Fair Tatap Muka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.