Anies-Sandi Diminta Tak Manfaatkan RPTRA untuk Perjodohan Para Jomblo

Kompas.com - 06/05/2017, 23:00 WIB
Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di rapat pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022 di kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017). Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di rapat pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022 di kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Komunitas Perempuan Peduli Kota Jakarta (PPKJ) berharap, Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan- Sandiaga Uno, konsisten menjaga sistem birokrasi yang saat ini sudah terjaga dengan baik.

PPKJ menilai birokrasi yang ada saat ini telah berhasil memperbaiki kualitas hidup perempuan Jakarta.

Hal itu terlihat dari jaminan sosial warga Jakarta yang dinilai telah dipenuhi serta adanya perhatian kepada perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia.

"Dengan memasuki episode baru dalam pembangunan Kota Jakarta, kami mengingatkan kepada gubernur terpilih pada empat pokok pikiran," ujar PPKJ dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/5/2017).


PPKJ berharap, Anies-Sandiaga bisa tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas yang sudah dibangun pada pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

PPKJ juga berharap, pemerintahan Anies-Sandiaga bisa menjaga pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) yang mengedepankan kemitraan dengan organisasi masyarakat, profesi, lembaga pendidikan, dan sebagainya.

"Bukan untuk area mengembalikan nilai-nilai tradisional yang menomorduakan perempuan, seperti perjodohan bagi para jomblo yang sama sekali bukan wewenang negara," ujar PPKJ.

(Baca juga: Sandiaga Berencana Bikin "Pojok Taaruf" di RPTRA )

Harapan lainnya, Anies-Sandiaga tetap menjaga fondasi kebangsaan dan menolak segala bentuk radikalisme yang mengedepankan politik identitas dan sektarianisme yang tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia.

Pemerintahan Anies-Sandiaga juga diharapkan bisa menghentikan segala bentuk kekerasan di ranah publik, penyebaran kebencian di masjid dan demonstrasi yang menggangu ketentraman dan bisa memecah belah warga Jakarta.

"Karena itu kami mengajak semua perempuan dan keluarganya untuk berperan aktif dalam merawat kebinekaan, dengan memaksimalkan peran perempuan agar kedamaian dan kebaikan bagi penduduk Kota Jakarta maupun negara yang kita cintai mewujud," ujar PPKJ.

(Baca juga: Ditanya soal "Pojok Taaruf", Djarot Menahan Tawa dan Sarankan Sandiaga Pahami Fungsi RPTRA)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sebagai pasangan calon terpilih pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat sore.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

Megapolitan
Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Megapolitan
Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Megapolitan
Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Megapolitan
Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X