Kompas.com - 08/05/2017, 13:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama saat ditemui di Balai Kota, Sabtu (6/5/2017). Kompas.com/Alsadad RudiGubernur DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama saat ditemui di Balai Kota, Sabtu (6/5/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersenyum saat mendengar rencana Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang ingin mengumumkan nama tim sinkronisasi. Anies dan Sandi merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta pada Pilada DKI 2017.

Ahok berpendapat masa peralihan gubernur dan wakil gubernur berbeda dengan presiden.

"Ya mana ada istilah kayak begitu. Orang baru masuk juga enggak bisa ganti PNS kok, masih 6 bulan. Bukan kayak presiden, masuk ganti menteri," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (8/5/2017).

Ahok lalu menyinggung Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono yang pernah jadi pelaksana tugas gubernur DKI Jakarta. Ahok menyarankan siapa saja yang ingin masuk ke Pemprov DKI untuk bertanya kepada Sumarsono.

"Kamu tanya sama Dirjen Otda deh yang pernah jadi Plt di sini supaya ngerti," ujar Ahok.

Tim sinkronisasi merupakan tim yang dibentuk untuk menyiapkan kepemimpinan Anies-Sandi di DKI Jakarta.  Anies menyampaikan, tim sinkronikasi akan berkomunikasi dengan Pemprov DKI terkait program apa saja yang bisa dimasukkan dalam perencanaan program Pemprov DKI Jakarta 2018.

Anies mengungkapkan, tim sinkronisasi itu akan terdiri dari beberapa orang yang telah ditunjuk sebelumnya. Orang-orang yang belum disebutkan namanya itu akan melakukan sinkronisasi atas program Anies-Sandi untuk APBD DKI Jakarta 2017, terutama di bulan November dan Desember, serta rancangan APD DKI Jakarta 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai pasangan calon terpilih pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU DKI Jakarta pada Jumat lalu. Pelantikan mereka akan dilaksanakan pada Oktober 2017.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Megapolitan
Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang 'Bermain'

Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang "Bermain"

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Megapolitan
Pemkot Bogor Tambah Jumlah Penerima Vaksin, dari 7.000 Jadi 15.000 Orang Per Hari

Pemkot Bogor Tambah Jumlah Penerima Vaksin, dari 7.000 Jadi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Kartel Kremasi, tapi Praktik Percaloan

Polisi Sebut Tidak Ada Kartel Kremasi, tapi Praktik Percaloan

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Tinggi tapi Kota Tangerang Tak Pernah Kehabisan Stok Vaksin, Mengapa?

Capaian Vaksinasi Tinggi tapi Kota Tangerang Tak Pernah Kehabisan Stok Vaksin, Mengapa?

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Berkurang, Angka Kematian Masih Tinggi

UPDATE 23 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Berkurang, Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X