Kompas.com - 09/05/2017, 10:50 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa kontra-Ahok seketika hening ketika mendengarkan pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan vonis untuk Ahok dalam kasus dugaan penodaan agama.

Pantauan Kompas.com pada Selasa (9/5/2017) siang di Jalan RM Harsono, massa tersebut dengan khidmat mendengarkan pernyataan hakim yang diputar dari sound system mobil komando.

Baca: Doa Lintas Agama dan Nyala Lilin di Balai Kota Jelang Sidang Ahok

Mereka terlihat berada di sekeliling mobil komando. Tak ada orasi yang dilakukan perwakilan massa saat hakim membacakan pertimbangannya. Tak ada juga lantunan shalawat yang diputar atau dibacakan.

Ketika majelis hakim menyatakan bahwa unsur kesengajaan penodaan agama yang dilakukan Ahok terpenuhi, massa sontak memekikkan takbir.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar...," ujar massa di lokasi.

Baca: Djarot Harap Tak Ada Lagi Aksi Massa Usai Hakim Bacakan Putusan Ahok

 

Gema takbir tersebut tak berlangsung lama. Massa langsung kembali mendengarkan pertimbangan hakim. Suasana hening kembali.

JPU sebelumnya menuntut Ahok dihukum 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan. Jaksa menilai, Ahok terbukti bersalah melanggar Pasal 156 KUHP.

Kompas TV Mahkamah Agung menjamin hakim sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama akan bertindak adil dan terbebas dari intervensi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Pinjol Ilegal di Manado

Megapolitan
BPBD: 4 RT di Jakarta Utara Dilanda Banjir Rob, Ini Daftarnya

BPBD: 4 RT di Jakarta Utara Dilanda Banjir Rob, Ini Daftarnya

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Kramat Jati Tembus Rp 50.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Kramat Jati Tembus Rp 50.000 Per Kg

Megapolitan
Masih Banyak Pengendara Motor Lawan Arus di Pelintasan KA Mangga Dua Raya Usai Peristiwa Motor Tertabrak KRL

Masih Banyak Pengendara Motor Lawan Arus di Pelintasan KA Mangga Dua Raya Usai Peristiwa Motor Tertabrak KRL

Megapolitan
Minibus Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tanjung Duren

Minibus Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tanjung Duren

Megapolitan
Polda Metro Minta BPOM Awasi Penjualan Liquid Vape, Pastikan Tak Mengandung Sabu

Polda Metro Minta BPOM Awasi Penjualan Liquid Vape, Pastikan Tak Mengandung Sabu

Megapolitan
Polda Metro: Pengedar Belum Sempat Jual Liquid Vape Sabu Asal Iran

Polda Metro: Pengedar Belum Sempat Jual Liquid Vape Sabu Asal Iran

Megapolitan
Kondisi Kali Ciliwung Saat Ini, Banyak Sampah Rumah Tangga hingga Karung di Aliran Sungai

Kondisi Kali Ciliwung Saat Ini, Banyak Sampah Rumah Tangga hingga Karung di Aliran Sungai

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Perusahaan Boleh WFO 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Perusahaan Boleh WFO 100 Persen

Megapolitan
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Bus AKAP di Terminal Kalideres Masih Sepi

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang Bus AKAP di Terminal Kalideres Masih Sepi

Megapolitan
Polda Metro Tangkap Pengedar Liquid Vape Berbahan Baku Sabu

Polda Metro Tangkap Pengedar Liquid Vape Berbahan Baku Sabu

Megapolitan
Ditanya Heru Budi soal Bawang, Pedagang di Kramat Jati: Saya Enggak Tahu itu Siapa

Ditanya Heru Budi soal Bawang, Pedagang di Kramat Jati: Saya Enggak Tahu itu Siapa

Megapolitan
Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Bintaro Plaza Pekan Ini

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Bintaro Plaza Pekan Ini

Megapolitan
Protes Jalur Sepeda Sering Dicaplok, Bike to Work: Seolah Kita Kasta Terendah di Jalan Raya

Protes Jalur Sepeda Sering Dicaplok, Bike to Work: Seolah Kita Kasta Terendah di Jalan Raya

Megapolitan
Ibu Asyik Ngobrol dengan Tetangga, Bayinya Tewas Mengambang di Bak Mandi

Ibu Asyik Ngobrol dengan Tetangga, Bayinya Tewas Mengambang di Bak Mandi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.