Kompas.com - 09/05/2017, 16:36 WIB
Seorang pendukung terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menangis saat menyaksikan sidang pembacaan putusan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). Majelis hakim menyatakan Ahok terbukti bersalah dalam kasus dugaan penodaan agama dan menjatuhkan hukuman pidana 2 tahun penjara. KOMPAS.com / POOL / KRISTIANTO PSeorang pendukung terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menangis saat menyaksikan sidang pembacaan putusan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). Majelis hakim menyatakan Ahok terbukti bersalah dalam kasus dugaan penodaan agama dan menjatuhkan hukuman pidana 2 tahun penjara.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Edi Danggur, menyatakan timnya telah mengajukan surat penangguhan penahanan untuk Ahok ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Permohonan penangguhan penahanan diajukan agar Ahok tidak ditahan usai menerima putusan hukuman dua tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada sidang Selasa (9/5/2017) siang.

"Iya, sudah disampaikan ke PT (Pengadilan Tinggi) tadi," kata Edi saat ditemui Kompas.com sebelum masuk ke Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Selasa sore.

Baca juga: Majelis Hakim Perintahkan Ahok Ditahan

Edi terlihat memegang sebuah map berwarna merah. Dia juga tampak terburu-buru memasuki bangunan rutan tanpa menjelaskan lebih lanjut tentang proses pengajuan penangguhan penahanan untuk Ahok.

Majelis hakim dalam sidang hari ini memutuskan Ahok bersalah dan terbukti menodai agama. Dia divonis hukuman dua tahun penjara.

Baca juga: Terbukti Menodai Agama, Ahok Divonis 2 Tahun Penjara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahok akan mengajukan banding terkait putusan hakim tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Megapolitan
7 Orang Terjebak Dalam Lift di Mal di Bekasi pada Sabtu Malam

7 Orang Terjebak Dalam Lift di Mal di Bekasi pada Sabtu Malam

Megapolitan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Tepi Kali Angke

Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Tepi Kali Angke

Megapolitan
Korban Pembocakan pada Kasus Tuduhan Pencurian WiFi Mengaku Pernah Diajak Damai Keluarga Pelaku

Korban Pembocakan pada Kasus Tuduhan Pencurian WiFi Mengaku Pernah Diajak Damai Keluarga Pelaku

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak 12-17 Tahun di Tangsel Baru Capai 24,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Anak 12-17 Tahun di Tangsel Baru Capai 24,1 Persen

Megapolitan
Minggu Siang dan Sore, Beberapa Wilyah di DKI Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu Siang dan Sore, Beberapa Wilyah di DKI Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

Megapolitan
Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.