Sandiaga Uno Sempat Nonton Paduan Suara Pendukung Ahok di Balai Kota

Kompas.com - 10/05/2017, 14:31 WIB
Addie MS memimpin ratusan orang berlatih sebelum menyanyikan beberapa lagu di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/5/2017) pagi. KOMPAS.com/IRA GITAAddie MS memimpin ratusan orang berlatih sebelum menyanyikan beberapa lagu di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/5/2017) pagi.
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno mengaku sempat menonton konser paduan suara yang diadakan di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/5/2017) pagi.

Hal itu dilakukannya sebelum bertolak ke Hotel Pullman Jakarta untuk menjadi pembicara dalam BritCham Ministerial Series atau diskusi Kamar Dagang Inggris.

"Tadi saya sebelum ke sini (Hotel Pullman) sempat nonton dan tentunya bersimpati dan kami harapkan mampu membangun nasionalisme dan memastikan NKRI tetap utuh," ujar Sandiaga.

Baca: Addie MS Ajak Semua Musisi Bangun Persatuan Indonesia

Dia juga berharap konser paduan suara itu bisa menjadi jalan untuk merekatkan hubungan yang sempat retak beberapa bulan terakhir dan juga mampu menjadi penghangat hubungan persahabatan serta meluluhkan hati-hati yang beku.

Sandiaga juga angkat topi terhadap musisi Addie MS yang menginisiasi konser paduan suara tersebut. Sebab hal itu secara tak langsung bisa memberikan dampak besar bagi hadirnya kebhinnekaan di ibu kota.

Baca: Lantunan Rayuan Pulau Kelapa di Balai Kota Buat Warga Terharu dan Menangis

"Saya ucapkan salut dan selamat kepada Pak Addie MS, kebetulan sahabat saya yang menggagas itu dan saya harapkan dari konser itu terbangun kepedulian agar nasionalisme kita dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika tetap dihadirkan," tuntas dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X