Kompas.com - 11/05/2017, 17:24 WIB
Seorang wanita paruh baya memimpin doa untuk Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan Mako Brimob, Depok, Kamis (11/5/2017). KOMPAS.com/SHERLY PUSPITASeorang wanita paruh baya memimpin doa untuk Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan Mako Brimob, Depok, Kamis (11/5/2017).
|
EditorDian Maharani

DEPOK, KOMPAS.com - Polisi meminta massa pendukung Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama untuk membubarkan diri dari Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/5/2017).

Polisi membentuk barikade untuk membubarkan massa pendukung Ahok yang memaksa bertahan. Setelah palang pintu gerbang Mako dibuka, para pendukung Ahok langsung berteriak histeris dan menolak membubarkan diri.

Melalui pengeras suara, polisi terus mengimbau kepada para peserta aksi agar mau memahani pembubaran ini.

Baca: Lewat Handy Talky, Ahok Minta Massa Pendukungnya Bubar

"Bapak Ibu harap tertib, ini Hari Raya Waisak, kita hormati. Silahkan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib," ujar salah satu petugas di Mako Brimob.

Sebelumnya Ahok juga telah berkomunikasi melalui pengeras suara untuk meminta para pendukungnya tak bertahan di Mako Brimob.

"Saya kira tidak tepat juga aksi di luar Brimob karena ini bukan di DKI. Di sini demi kebaikan saya, harus bubarkan diri," ujar Ahok melalui pengeras suara di Mako Brimob, Kamis.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

Mulai Senin Besok, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional Kereta

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Depok Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Tangerang Raya Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Tangerang Raya Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Air di Pasar Rebo Jaktim

Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Air di Pasar Rebo Jaktim

Megapolitan
Bayi Laki-Laki Terbungkus Kain Ditemukan di Pinggir Jalan Ciputat Timur

Bayi Laki-Laki Terbungkus Kain Ditemukan di Pinggir Jalan Ciputat Timur

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib di Bekasi Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib di Bekasi Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Pengendara Motor Sport yang Curi Kambing di Bekasi Beraksi saat Pemilik Shalat

Pengendara Motor Sport yang Curi Kambing di Bekasi Beraksi saat Pemilik Shalat

Megapolitan
Target Kerja Sama DKI dan Gapoktan Cilacap Capai 1.000 Hektar Sawah pada 2021

Target Kerja Sama DKI dan Gapoktan Cilacap Capai 1.000 Hektar Sawah pada 2021

Megapolitan
Viral Video Pengendara Motor Sport Curi Kambing Warga Di Bekasi Utara, Polisi Kejar Pelaku

Viral Video Pengendara Motor Sport Curi Kambing Warga Di Bekasi Utara, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
TMII Gelar Bazar Selama Ramadhan, Pengunjung Gratis Tiket Masuk

TMII Gelar Bazar Selama Ramadhan, Pengunjung Gratis Tiket Masuk

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak DPRD Bekasi Ditawari Bantuan agar Berdamai

Remaja yang Diperkosa Anak DPRD Bekasi Ditawari Bantuan agar Berdamai

Megapolitan
Polisi Amankan 40 Pemuda yang Hendak Balap Liar di Kembangan Jakbar

Polisi Amankan 40 Pemuda yang Hendak Balap Liar di Kembangan Jakbar

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Terkena Penyakit Kelamin

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Terkena Penyakit Kelamin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X