Kompas.com - 11/05/2017, 18:48 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat diwawancarai di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/5/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat diwawancarai di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/5/2017).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik berencana akan kembali memeriksa penyidik KPK Novel Baswedan di Singapura.

Pada pemeriksaan sebelumnya, penyidik kurang leluasa memeriksa Novel karena tak mendapat izin dokter yang menangani Novel.

"Kami belum sempat tanya panjang-panjang. Kami tak diberi izin dokter. Kami mesti ke Singapura lagi untuk memeriksa," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/5/2017).

Argo mengungkapkan, penyidik ingin menanyai Novel mengenai ciri-ciri pelaku yang menyiramnya dengan air keras.

(Baca: Peristiwa Penyerangan Novel Tidak Terekam Jelas oleh CCTV)

Selain itu, penyidik juga ingin mengetahui dari mana Novel mendapatkan foto AL, pria yang sempat diduga pelaku penyiram Novel.

"Korban (Novel) baru ngasih foto itu (AL). Artinya kami biar tahu foto (AL) darimana," kata Argo.

Status AL saat ini masih sebagai saksi. Polisi belum mendapatkan bukti bahwa AL merupakan pelaku penyerang Novel.

(Baca: Polisi Tak Tahan Terduga Pelaku Penyerang Novel Baswedan)

Saat ini, penyidik sedang mengecek alibi yang disampaikan AL saat diperiksa oleh polisi.

Novel sebelumnya disiram air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya pada Selasa (11/4/2017).

Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan shalat Subuh berjemaah di masjid tersebut sekitar pukul 05.10 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

Megapolitan
Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Megapolitan
Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Megapolitan
John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

Megapolitan
Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Megapolitan
Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Megapolitan
Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Megapolitan
Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Ahli Sebut Rizieq Shihab Tak Perlu Dipidana jika Sudah Bayar Denda Kasus Kerumunan

Ahli Sebut Rizieq Shihab Tak Perlu Dipidana jika Sudah Bayar Denda Kasus Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X