Cegah Aksi Massa Pendukung Ahok, Polisi Pasang Kawat Berduri di Mako Brimob

Kompas.com - 11/05/2017, 20:09 WIB
Polisi memasang kawat berduri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/5/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaPolisi memasang kawat berduri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/5/2017).
|
EditorDian Maharani

DEPOK, KOMPAS.com - Aparat keamanan memasang kawat berduri untuk mencegah adanya aksi susulan massa pendukung Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di depan Markas Komando Brigadir Mobil (Brimob), Kamis (11/5/2017).

Pemasangan dilakulan sekitar pukul 17.00 WIB setelah massa pendukung Ahok meninggalkan gedung yang berlokasi di Kelapa Dua, Depok ini.

Sebelumnya, Kabag Ops Korps Brimob Kombes Pol Waris Agono pun telah menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penjagaan agar tak ada aksi susulan di gedung tempat Ahok ditahan ini.

"Kita jaga, ya. Kita jaga supaya tidak berkumpul kembali," ujar Waris di Mako Brimob.


Baca: Begini Gambaran Ruang Tahanan Ahok di Mako Brimob

Meski demikian, sekitar 30 menit kemudian puluhan massa pendukung Ahok kembali mendatangi Mako Brimob dan berjajar di sekitaran kawat berduri yang dibentangkan.

"Mohon pengertiannya bapak, ibu silakan meninggalkan tempat ini," ujar petugas.

Massa pun membubarkan diri dan mengatakan akan kembali menggelar aksi di Mako Brimob esok hari. Sementara itu, petugas keamanan masih terus berjaga di area depan Mako Brimob.

Baca: Daftar 14 Nama yang Boleh Jenguk Ahok di Mako Brimob

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X