Pengacara Temui Ahok di Mako Brimob untuk Bicarakan Memori Banding

Kompas.com - 16/05/2017, 11:32 WIB
Kuasa hukum Basuki Tjahja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta (kiri) dan Teguh Samudera (kanan), datang ke Mako Brimob, Depok, Selasa (16/5/2017). KOMPAS.com/Sherly PuspitaKuasa hukum Basuki Tjahja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta (kiri) dan Teguh Samudera (kanan), datang ke Mako Brimob, Depok, Selasa (16/5/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Empat anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) datang ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (16/5/2017) siang. Mereka datang untuk menjenguk dan membicarakan naskah memori banding dengan Gubernur DKI Jakarta non-aktif tersebut.

Keempat anggota tim kuasa hukum Ahok tersebut adalah I Wayan Sudirta, Ronny Talapessy, Sirra Prayuna dan Teguh Samudera. Anggota tim kuasa hukum Ahok tiba di Mako Brimob sekitar pukul 10.15 WIB.

"Kami ingin membicarakan mengenai memori banding, penahanan, terutama penahanan. Karena yang paling menarik sekarang kan soal penahanan ya," ujar I Wayan Sudirta, di Mako Brimob.

(baca: Pengacara Ahok Resmi Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi)

Wayan menuturkan, saat ini timnya sudah hampir menyelesaikan naskah memori banding untuk kliennya tersebut.

"Kami sudah bawa contoh memori banding kami. Isinya banyak ada 17 ditambah 5 poin, jadi 22 poin banding. Itu belum termasuk ide dari kawan-kawan pengacara lain hingga sore nanti," ucap Wayan.

(baca: Kejaksaan Pastikan Banding atas Vonis Ahok)

Ahok ditahan di Mako Brimob sejak Rabu (10/5/2017). Sebelumnya, Ahok sempat ditahan di rutan kelas I Cipinang pada Selasa (9/5/2017), seusai menghadiri sidang pembacaan putusan.

Adapun Ahok divonis hukuman 2 tahun penjara karena dinilai majelis hakim terbukti secara sah melakukan penodaan agama seperti yang disebutkan dalam Pasal 156a KUHP.

Vonis tersebut lebih berat dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut Ahok dengan dakwaan alternatif antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
Dewan Pendidikan Kota Bekasi Imbau Warga Berbagi Wifi agar Siswa Bisa Belajar Online

Dewan Pendidikan Kota Bekasi Imbau Warga Berbagi Wifi agar Siswa Bisa Belajar Online

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X